Rabu, 14 JANUARI 2026 • 16:35 WIB

Progres Jalan Hertasning Dikebut, Warga Makassar Mulai Rasakan Dampak Perbaikan

Author

Perbaikan Jalan Hertasning Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Pengerjaan preservasi Jalan Hertasning di Kota Makassar terus dikebut dan mulai memperlihatkan hasil nyata bagi pengguna jalan. Ruas vital sepanjang 1,8 kilometer ini masuk dalam Paket Multiyears Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Proyek tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan daya dukung jalan yang setiap hari dilalui kendaraan dengan volume tinggi. Jalan Hertasning juga menjadi penghubung strategis antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara rutin memantau perkembangan pengerjaan di lapangan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung.

"Kami memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Panitia Baku Tumbuk Parepare Tegaskan Bukan Perkelahian Liar, Klaim Gunakan Aturan Resmi Kickboxing

Seiring progres pekerjaan, respons positif mulai bermunculan dari masyarakat. Pengendara ojek online, Iksan, mengaku kondisi Jalan Hertasning kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

"Dulu sering dikeluhkan kapan jalan ini diaspal, karena banyak lubang dan hanya ditambal paving blok. Sekarang progresnya sudah mulai kelihatan," katanya.

Apresiasi juga datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, warga Jalan Hertasning, menyebut perbaikan jalan sangat membantu mobilitas harian masyarakat.

"Terima kasih kepada Pak Gubernur atas perbaikan jalan di Hertasning. Ini sangat memudahkan aktivitas warga setiap hari," tuturnya.

Baca juga: Preservasi Jalan Paleteang-Malimpung Dikebut, Warga Pinrang Mulai Rasakan Dampaknya

Penanggung Jawab Proyek, Bima mengatakan, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur. Penutupan titik-titik aspal rusak menjadi bagian dari persiapan sebelum masuk ke tahap pelapisan akhir.

"Aspal yang rusak kita tutup dulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing," jelasnya.

Bima menambahkan, rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengurangi gangguan aktivitas warga. Sistem buka tutup separuh badan jalan dilakukan secara bergantian hingga ke ruas Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa.

"Setelah satu sisi selesai, pengerjaan berlanjut ke sisi berikutnya. Pekerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan selesai Juni atau pertengahan Juli," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU