SULSEL - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mayat misterius tersebut mempunyai beberapa tato di tubuhnya, salah satunya bertuliskan “Musdalifah Anggy” di perut.
Penemuan mayat itu tepatnya terjadi di Sungai Tallo, Jalan Ir Sutami, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, pada Senin (5/1/2026). Korban pertama kali terlihat oleh warga yang sedang menjala ikan di sungai tersebut yang kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Tamalanrea yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Muhammad Yusuf bersama Kanit Reskrim AKP Sangkala segera mendatangi lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan warga menggunakan perahu.
Baca juga: Jaksa Tuntut 10 Terdakwa Pembakaran Gedung DPRD Sulsel Hukuman 1 Tahun Penjara
Usai dievakuasi ke daratan, tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar langsung melakukan identifikasi awal di tempat kejadian perkara. Pemeriksaan awal difokuskan pada ciri-ciri fisik korban.
"Setelah dievakuasi ke daratan, Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar langsung melakukan identifikasi awal di TKP," ujar Dantim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan dalam keterangannya, Selasa (6/1).
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 30 hingga 40 tahun dan tinggi sekitar 163 sentimeter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam bertuliskan “Ghost”, jaket hijau, serta celana pendek cokelat.
Baca juga: Empat Masjid di Pangkep Dibobol Maling dalam 3 Hari, Sound System Raib Digondol
Mayat juga memiliki tato di bagian perut bertuliskan “Musdalifah Anggy” serta tato abstrak di lengan kiri dan kaki kanan. Selain itu, korban masih mengenakan kalung logam dengan liontin permata.
Setelah proses identifikasi awal, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi masih mendalami identitas korban dan penyebab kematiannya.
"Kami masih melakukan pendalaman dan identifikasi. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian atau Dokpol Polda Sulsel," pungkas Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan