SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan meluncurkan program bantuan 2.000 paket bibit rumput laut bagi petani di wilayah pesisir, dengan fokus awal di kawasan Luwu Raya. Langkah ini digadang sebagai strategi memperkuat ekonomi biru berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Setiap paket berisi 300 kilogram bibit rumput laut dan 250 pelampung ramah lingkungan sebagai pengganti botol plastik yang selama ini dipakai petani. Program ini juga mengkampanyekan budidaya ramah lingkungan dengan mendorong petani menukarkan botol plastik bekas menjadi buoy khusus yang lebih tahan lama dan dapat didaur ulang.
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Muhammad Ilyas, program tersebut merupakan komitmen Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, serta mendapat dukungan penuh dari DPRD Sulsel. Bantuan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas produksi, meningkatkan daya saing, dan menambah penghasilan petani.
"Program ini merupakan upaya Pemprov Sulsel untuk membantu para pembudidaya rumput laut dan upaya kita untuk tetap mempertahankan volume produksi dan bahkan meningkatkannya," ujar Ilyas, dilansir dari laman resmi Pemprov Sulsel, Sabtu (6/9).
Baca juga: Remaja di Gowa Ditangkap Usai 6 Bulan Buron, Curi 4 Ayam Bangkok Senilai Rp 20 Juta
Tahap awal distribusi dilakukan di Luwu Raya dengan target 471 petani dari 41 kelompok. Jumlah yang disalurkan mencapai 141,3 ton bibit rumput laut dan lebih dari 117 ribu pelampung ramah lingkungan.
Petani menyambut baik program ini karena dinilai mampu memperbanyak produksi bibit dan mendukung pemulihan ekonomi keluarga. Sejumlah kelompok tani di Luwu Utara dan Luwu bahkan berharap program berlanjut secara berkesinambungan.
"Kita sangat terbantu dengan adanya program bantuan bibit rumput laut dan pelampung yang ramah lingkungan dari Pemprov Sulsel. Semoga terus berlanjut," kata Risaldi dari Kelompok Tani Passampa Katonik, Kabupaten Luwu.
Baca juga: 2 Warga Sulsel Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu
DPRD Sulsel menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan bantuan agar tepat sasaran. Evaluasi rutin serta keterlibatan langsung kelompok nelayan dalam distribusi juga didorong untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan.
"Program ini pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani rumput laut, sehingga perlu dijalankan secara tepat sasaran dan berkesinambungan untuk warga Sulsel khususnya Luwu Raya," ungkap anggota DPRD Sulsel, Rusli Sunali.
Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, Luwu Raya ditargetkan tumbuh menjadi sentra rumput laut berkelanjutan di Indonesia. Kawasan ini diharapkan tidak hanya produktif, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik budidaya ramah lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id