Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 00:50 WIB

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ingatkan Bahaya Gadget bagi Tumbuh Kembang Anak

Author

Wagub Sulsel membuka seminar parenting bertema "Generasi Emas Bijak Gadget" di Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget pada anak. Peringatan itu ia sampaikan saat membuka Seminar Parenting bertema “Generasi Emas, Bijak Gadget” di Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (24/8/2025).

Dalam seminar yang diikuti 200 peserta dari berbagai kalangan, Fatmawati mengingatkan gadget bisa menjadi alat bantu yang baik, tetapi tanpa pengawasan justru berbahaya. Ia menekankan orang tua harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi emas yang sehat, cerdas, dan kuat secara mental.

Data yang dipaparkan Fatmawati memperlihatkan kondisi memprihatinkan. Hingga Agustus 2025, tercatat 798 kasus kekerasan perempuan dan anak di Sulsel, dengan 585 di antaranya melibatkan korban anak.

Angka itu diperkuat data Komnas Perempuan yang mencatat 1.791 kasus kekerasan berbasis gender online pada 2024. Sementara KPAI melaporkan kasus kejahatan digital terhadap anak meningkat 15 persen setiap tahun.

Baca juga: Gubernur Sulsel Minta PT Vale Bertanggung Jawab atas Kebocoran Pipa Minyak di Luwu Timur

"Inilah alarm bagi kita semua. Anak-anak harus dilindungi, baik secara fisik maupun di ruang digital. Orang tua adalah teladan sekaligus pengawas utama," tegas Fatmawati.

Ia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, sekolah, dunia usaha, hingga masyarakat luas. Menurutnya, kolaborasi adalah kunci untuk menyiapkan generasi emas yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Fatmawati mendorong orang tua melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak. Langkah sederhana seperti membatasi screen time, memperbanyak aktivitas motorik, hingga mendampingi anak saat menggunakan gadget dianggap penting.

Baca juga: WNA Asal Turki Langgar Izin Tinggal Saat Kunjungi Istri di Soppeng, Kini Dideportasi usai Overstay 616 Hari

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber yakni, Nilla Mayasari, Arif Kurniawan, dan Desi Wulandari. Mereka memaparkan risiko paparan gadget berlebih terhadap kesehatan fisik, perkembangan motorik, kognitif, hingga emosi anak.

Ketua KOADS Sulsel, Riyanti Nazief, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai kehadiran Wagub menjadi dukungan moral yang besar bagi komunitas orang tua anak dengan sindroma Down.

Sejumlah peserta juga mengaku mendapat wawasan baru. Nurhayati (39), seorang ibu rumah tangga, mengatakan kini lebih paham bahwa dampak gadget bukan hanya soal durasi, tetapi juga pada konsentrasi dan emosi anak.

Hal senada diungkapkan Andi Rahman (45), guru SLB asal Gowa. Menurutnya, materi seminar membuka peluang penyusunan metode pembelajaran baru yang lebih bijak dalam menggunakan media digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sulselprov.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU