Geger Petani Bawang di Enrekang Temukan Mortir Saat Berkebun, Diduga Peninggalan Masa Penjajahan
SULSEL - Warga Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dikejutkan oleh penemuan benda mencurigakan yang ternyata mortir. Senjata perang tersebut ditemukan petani bawang saat menggarap kebun miliknya.
Mortir itu ditemukan seorang petani saat sedang mencangkul lahan di area kebun bawang di Kecamatan Anggeraja, Rabu (30/7/2025).
Benda logam menyerupai proyektil besar itu sontak membuat panik warga sekitar. Petani yang menemukannya langsung melapor ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Baca juga: Pria di Maros Bakar Rumah Sendiri, Diduga Depresi Akibat Ditinggal Anak-Istri
Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto membenarkan temuan tersebut. Dia menyebut petani menemukan benda itu di saat berkebun.
Polres Enrekang segera berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Sulsel untuk menangani temuan tersebut. Petugas kemudian tiba di lokasi dan mengevakuasi mortir tersebut dari ladang warga.
"Setelah didapat informasi penemuan mortir itu, kami langsung berkoordinasi dengan melibatkan tim penjinak bom," ujar Hari, Kamis (31/7).
Baca juga: Polisi Gerebek Penimbunan Solar Subsidi 2 Ton di Rumah Warga Pangkep
Mortir tua itu kemudian dimusnahkan oleh tim Jibom untuk memastikan keselamatan warga. Dugaan awal menyebut benda tersebut merupakan sisa-sisa peninggalan zaman penjajahan.
"Kalau dilihat bentuknya, itu memang jenis lama. Sekarang mortir tidak ada yang model begitu," jelasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor jika kembali menemukan benda serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan