Pemain PSM Makassar Ricky Pratama diduga aniaya pacar. (Foto: Instagram/rickypratama015)
SULSEL - Pemain PSM Makassar, Ricky Pratama (22), dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya berinisial AD (25). Korban mengaku mengalami kekerasan usai terlibat cekcok dengan Ricky.
Penganiayaan itu terjadi di kamar kos korban di Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Jumat (6/2/2026). Perselisihan disebut dipicu larangan korban ikut ke Jogja saat tim menjalani laga tandang.
Beberapa hari setelah kejadian, AD memutuskan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Laporan itu dilayangkan korban ke Polda Sulsel pada Minggu (15/2) siang, didampingi kuasa hukumnya.
Baca juga: Pengurus Baru APPI 2026-2031 Dilantik di Makassar, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan
"Terjadi cekcok. Cekcoknya itu informasi dari klien kami tidak ada masalah," ujar kuasa hukum AD, Eko Saputra, Senin (16/2).
Eko menyebut cekcok terjadi secara tiba-tiba tanpa persoalan besar sebelumnya. Menurutnya, kliennya tidak melihat adanya masalah serius yang memicu pertengkaran tersebut.
Dugaan sementara, kata Eko, insiden itu berkaitan dengan permintaan Ricky agar AD tetap berada di Makassar. Saat itu, PSM dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi PSBS Biak di Jogja.
"Kemungkinan yang bisa klien kami duga-duga kenapa melakukan penganiayaan itu, karena klien kami disuruh tinggal saja di Makassar. Tidak usah ikut ke Jogja dalam away itu," jelasnya.
Baca juga: MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Sulsel Resmi Launching, Angkat Semangat ASN Berakhlak
Eko juga menepis isu adanya orang ketiga dalam hubungan keduanya. Ia menegaskan tidak ada persoalan lain sebelum dugaan penganiayaan terjadi.
"Kalau cekcok antara pihak ketiga itu kurang tahu. Karena informasi dari klien kami itu tidak ada orang ketiga di situ," tegas Eko.
Kini, laporan tersebut tengah ditangani pihak kepolisian. Kasus ini pun menjadi perhatian publik, mengingat Ricky Pratama merupakan pemain aktif di kompetisi nasional dan sempat menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-19.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan