Dishub Sulsel melakukan uji coba operasional Bus Trans Sulsel koridor 5. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)
SULSEL - Uji coba layanan terbatas Bus Trans Sulsel Koridor 5 resmi digelar untuk melayani rute Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea, Makassar, hingga Kampus Teknik Unhas di Kabupaten Gowa. Program ini menjadi langkah awal Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel memperluas layanan transportasi publik antarkampus.
Survei operasional Koridor 5 telah berjalan sejak Senin (12/1/2026), dan masih berlangsung hingga kini. Uji coba ini dimanfaatkan untuk mengukur respons masyarakat sekaligus mengenalkan koridor baru Trans Sulsel.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sulsel, Setyawan Dwiharto Sutrisno, menyebut sambutan publik cukup menggembirakan sejak hari pertama operasional. Menurutnya, uji coba ini juga menjadi media sosialisasi layanan Trans Sulsel kepada calon pengguna.
"Tanggapan masyarakat positif. Jadi kita juga mensosialisasikan bahwa sudah terlayaninya Koridor 5," ujar Setyawan, dikutip dari laman resmi Pemprov Sulsel, Sabtu (17/1).
Baca juga: ASN di Bone Dianiaya 2 Pemuda usai Tegur Pelaku Berkendara Ugal-ugalan
Saat ini, jumlah armada yang beroperasi masih terbatas, yakni tujuh unit dari total kebutuhan ideal sebanyak 15 unit. Keterbatasan armada tersebut berdampak pada jarak waktu kedatangan bus yang masih relatif panjang.
Dishub Sulsel juga menyampaikan bahwa setelah masa uji coba berakhir, layanan Trans Sulsel akan mulai memberlakukan tarif. Namun, hingga kini belum ada kepastian waktu berakhirnya masa uji coba tersebut.
"Kita juga sampaikan ke depannya akan dilakukan pembayaran pemberlakuan tarif. Tidak ada target, harapannya Januari ini kalau sudah siap, kita jalan," ungkap Setyawan.
Dalam masa uji coba, sejumlah penumpang memberikan masukan, terutama terkait kebutuhan penambahan armada agar layanan lebih cepat. Dengan tujuh bus yang beroperasi saat ini, waktu tunggu antarbus masih berkisar 30 menit.
Baca juga: Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Bone Dibekuk Polisi di Tengah Jalan usai Kejar-kejaran
"Tapi nanti setelah total 15 unit bus beroperasi, maka masing-masing diharapkan dapat dilepas setiap 15 menit," jelasnya.
Selain Koridor 5, Dishub Sulsel juga masih melakukan uji coba terbatas pada Koridor 1 dan Koridor 2. Kehadiran Trans Sulsel menjadi kelanjutan layanan angkutan massal setelah Teman Bus berhenti beroperasi.
Adapun rute yang disiapkan meliputi Koridor 1 Panakkukang Square-Pelabuhan Galesong Takalar, Koridor 2 Kampus Unhas Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai via Bandara Sultan Hasanuddin, serta Koridor 5 Tamalanrea-Kampus Teknik Unhas Gowa. Seluruh koridor dirancang untuk menghubungkan titik strategis di kawasan Mamminasata.
Bus Trans Sulsel resmi diluncurkan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada 14 Juli 2025 lalu. Layanan ini diharapkan menjadi solusi mobilitas mahasiswa, pekerja, dan masyarakat umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id