Ilustrasi senjata tajam. (Foto: Freepik)
SULSEL - Dua pria saudara kandung di Makassar, Sulawesi Selatan, terlibat cekcok berujung sang adik, Ayyub Febriansyah (25) tewas ditikam kakaknya, Ardi Heriansyah (27). Konflik keduanya diduga dipicu kecemburuan pelaku terhadap korban lantaran lebih disayang ibunya.
"(Hubungan pelaku dan korban) Saudara kandung, satu bapak satu mama. Katanya orang di sini sudah meninggal (korban)," ujar ayah sambung korban, Nasir (64) di lokasi kejadian, Senin (1/12/2025).
Pembunuhan itu terjadi di Jalan Gunung Latimojong III, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Senin (1/12) pagi. Korban tewas dengan luka tusukan di bagian lambung.
Jenazah Ayyub langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan medis. Usai autopsi, tubuh korban dijadwalkan akan dipulangkan ke rumah duka.
Baca juga: Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan Rp1,5 M untuk Korban Bencana Alam di Sumatra
Nasir mengaku belum mengetahui detail insiden karena tiba setelah korban dibawa ke rumah sakit. Ia hanya mendengar bahwa konflik di antara keduanya dipicu kecemburuan keluarga.
"Cuma awal-awalnya itu memang ada rasa cemburu. Katanya si Ayyub ini disenangi sama mamanya, terus pelaku ini tidak disenangi mamanya," ucapnya.
Menurut Nasir, perselisihan kedua bersaudara ini bukan hal baru. Warga menyebut mereka kerap bertengkar sebelum akhirnya situasi memuncak pagi tadi.
"Iya pernah cekcok. Unsur kecemburuan," jelasnya.
Baca juga: Warga Luwu Hilang Saat Pergi ke Empang, 2 Keluarga yang Mencari Diterkam Buaya
Warga lain turut memperkuat dugaan bahwa akar masalah pembunuhan berkaitan dengan kecemburuan antarsaudara dan dendam lama. Korban disebut pernah menyiram pelaku menggunakan minyak panas.
"Dendam ini, pernah berkelahi. Karena (pelaku) sudah disiram minyak panas," kata Rafi, tetangga yang masih kerabat dari kedua bersaudara tersebut.
Belakangan, amarah yang menumpuk akhirnya meledak hingga pelaku menyerang adiknya dengan senjata tajam. Tusukan itu membuat korban tak berdaya dan mencoba menyelamatkan diri.
Keduanya sempat terlibat aksi saling kejar di lorong perumahan. Rafi menyebut Ayyub bahkan masuk ke dalam rumahnya untuk bersembunyi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan