Aiptu Syamsuddin dirawat di rumah sakit usai ditikam OTK diduga pencuri. (Foto: Dok. Istimewa)
SULSEL - Seorang anggota polisi, Aiptu Syamsuddin, yang menjabat Kanit Provost Polsek Ujung Bulu di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ditikam pria tak dikenal diduga pencuri di sekitar rumahnya. Insiden terjadi usai korban melaksanakan salat tahajud pada dini hari.
Penikaman terjadi di Jalan Cendana, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 02.45 WITA. Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto membenarkan peristiwa yang menimpa anggotanya tersebut.
"Si Pak Syam ini bangun tengah malam untuk salat tahajud. Kemudian pada saat setelah selesai salat, melihat ada motor parkir di dekat daerah rumahnya, seputaran," ujar Restu, Rabu (19/11).
"Dia berusaha untuk melihat itu siapa. Dibuntuti, kemudian gelagatnya mencurigakan," lanjutnya.
Baca juga: Istri Hendak Selamatkan Suami yang Sakit, Pasutri Lansia di Wajo Tewas Terjebak Kebakaran
Pelaku diduga tengah melakukan percobaan pencurian sebelum melawan saat dipergoki. Korban yang masih mengenakan sarung tidak sempat mempersiapkan diri sebelum terjadi perkelahian.
"Kalau pasal percobaan pencurian itu sudah dilakukan, hanya ketika mau ditegur, dikejar, dia (pelaku) melawan. Akhirnya bergelut," kata Restu.
"Yang bersangkutan (pelaku) ini bawa badik dan Pak Syam anggota kami memang tidak ada persiapan itu. Baru selesai salat, masih pakai sarung, akhirnya terluka," sambungnya.
Syamsuddin mengalami sejumlah luka akibat sabetan dan tusukan badik saat melawan dengan tangan kosong. Dia pertama dirawat di RSUD Bulukumba sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar.
Baca juga: Pemotor di Maros Nyaris Hantam Polantas usai Ditegur Tak Pakai Helm, Berujung Diamankan Polisi
"Luka di bagian paha. Kemudian, karena kan yang bersangkutan (korban) ini, pengen selalu menahan (badik), makanya di bagian tangan juga ada yang luka robek," jelas Restu.
"Jadi, di paha kanan, di punggung, kemudian di siku, lutut, betis ada luka-lukanya. Karena dia bergelut dengan tangan kosong, lawan badik," tambahnya.
Meski terluka parah, kondisi Syamsuddin kini stabil dan sudah sadar. Polisi menunggu kondisinya pulih sebelum dimintai keterangan lengkap.
"Stabil, alhamdulillah sudah sadar. Tadi saya sempat cek juga langsung yang bersangkutan, bisa komunikasi," ucap Restu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan