Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 28 JULI 2025 • 20:52 WIB

Sejumlah Kendaraan Warga di Selayar Mogok Akibat BBM Diduga Tercampur Air

Sejumlah Kendaraan Warga di Selayar Mogok Akibat BBM Diduga Tercampur AirPenampakan BBM diduga tercampur air di Selayar. (Foto: Dok. Polres Selayar)

SULSEL - Beberapa kendaraan warga di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mengalami mogok massal usai mengisi bahan bakar dari sebuah Agen Premium dan Minyak Solar (APMS). Hal itu diduga disebabkan akibat BBM tercampur dengan air.

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah warga mengisi BBM di APMS Patra Utama Pertiwi Barugaiya, Kecamatan Bontomanai, pada Minggu (27/7/2025). Sejumlah korban mengeluh di media sosial hingga memicu perhatian publik.

Kapolres Selayar, AKBP Didid Imawan membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan penyelidikan tengah dilakukan oleh Satreskrim. Polisi menyelidiki kemungkinan unsur kelalaian atau tindak pidana dalam kejadian tersebut.

"Kami telah menerima laporan terkait keluhan warga atas dugaan BBM tercampur air. Saat ini Satreskrim sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab dan apakah ada unsur kelalaian atau unsur pidana dalam peristiwa ini," kata Didid dalam keterangannya, Senin (28/7).

Baca juga: Wanita Muda di Gowa Ditangkap usai Tipu dan Gelapkan Dua Motor Warga

APMS Barugaiya diketahui menerima pasokan 8.000 liter BBM untuk masing-masing jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax pada Sabtu (26/7), sehari sebelum insiden. Sejumlah kendaraan kemudian mulai bermasalah tak lama setelah mengisi bahan bakar.

Didid mengungkapkan, hasil pemeriksaan bengkel menunjukkan bahan bakar yang digunakan mengandung air, mengakibatkan kerusakan mesin. Dugaan sementara, air tersedot saat BBM berada di posisi nyaris habis di dasar tangki.

"APMS mengakui bahwa kemungkinan tercampurnya air terjadi karena bahan bakar yang dipompa melalui nozel berada pada posisi hampir habis sehingga uap air dari dasar tangki turut tersedot," jelasnya.

Baca juga: Hati-hati! Nomor WA 3 Kades di Bone Diretas, Dipakai untuk Tipu Warga

Pihak pengelola APMS tak menampik adanya kelalaian teknis. Mereka mengaku siap bertanggung jawab dengan menanggung biaya perbaikan kendaraan dan mengganti BBM rusak milik konsumen.

Langkah cepat APMS memanggil teknisi bengkel dan menangani kerugian warga mendapat apresiasi dari Kapolres. Namun, proses hukum tetap dilanjutkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Lebih lanjut, Didid juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tak bertindak sendiri. Dia memastikan penyelidikan berjalan transparan dan profesional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Polres Selayar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejumlah Kendaraan Warga di Selayar Mogok Akibat BBM Diduga Tercampur Air

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!