Sabtu, 07 MARET 2026 • 05:20 WIB

Trend Hijab Ramadan 2026 Dibuka di Makassar, Panggung Kolaborasi Desainer dan UMKM Sulsel

Author

Sekda Sulsel membuka acara Trend Hijab Ramadan 2026 di Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, resmi membuka ajang Trend Hijab Ramadan 2026 yang mempertemukan desainer, pelaku UMKM, dan industri kreatif. Kegiatan ini menjadi panggung promosi sekaligus penguatan ekosistem fashion muslim di daerah.

Acara tersebut digelar di Hotel Claro Makassar pada Jumat (6/3/2026). Pameran ini diselenggarakan oleh Artpro Exhibition dengan menghadirkan berbagai pelaku industri kreatif.

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menilai Ramadan selalu menghadirkan energi baru bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek spiritual tetapi juga aktivitas ekonomi. Momentum ini kerap memicu pertumbuhan berbagai sektor usaha kreatif.

Menurutnya, industri fashion muslim, termasuk hijab, kini menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif. Sektor ini dinilai mampu membuka peluang usaha sekaligus memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Viral Waria di Barru Fashion Show Saat Pesta Pernikahan, Pakai Kebaya Bugis dan Diiringi Lagu Kasidah

"Saya melihat kegiatan seperti ini memiliki peran yang sangat positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Jufri Rahman saat membuka kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Artpro Exhibition yang telah menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku usaha kreatif di Sulsel. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.

"Saya berharap agar kita semua dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperluas jaringan usaha, memperkenalkan produk terbaik, serta membangun kolaborasi yang positif dengan berbagai pihak," harapnya.

Baca juga: Reklame Toko di Makassar Roboh Diterpa Angin Kencang, Dua Mobil Pengunjung Rusak Tertimpa

Pada kesempatan yang sama, Sri Astuti Thamrin menyampaikan sambutan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel, Naomie Octarina. Ia menjelaskan bahwa Trend Hijab Ramadan 2026 bukan sekadar peragaan busana.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara desainer, komunitas kreatif, UMKM, dan lembaga pendukung ekonomi seperti Bank Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem industri kreatif di Sulsel.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, penyelenggara, para desainer muda, dan seluruh pelaku UMKM yang terus menghadirkan karya kreatif," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian semangat menyambut Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46 serta Hari Kesatuan Gerak PKK yang akan dipusatkan di Makassar pada Juli 2026 mendatang.

Sejumlah agenda turut meramaikan kegiatan tersebut, salah satunya fashion show yang melibatkan Ketua Dekranasda dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi produk unggulan daerah.

Tidak hanya menampilkan karya mode, acara ini juga menghadirkan kegiatan sosial selama Ramadan. Sebagian hasil penjualan produk akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.

Selain itu, digelar pula lelang produk fashion pria dan wanita yang menampilkan karya para perajin Sulsel. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkenalkan kualitas produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Sri Astuti Thamrin menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran penting dalam memberdayakan perajin sekaligus menjaga warisan budaya daerah. Ia mengajak seluruh pengurus Dekranasda di kabupaten dan kota untuk terus membina perajin di daerah masing-masing.

Baca juga: DPRD Sulsel Uji Ketebalan Aspal Jalan Hertasning, Hasilnya Melebihi Standar Teknis

"Saya ingin mengajak seluruh Ketua Dekranasda kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk terus membina para perajin di daerah masing-masing, mendorong inovasi, memperkuat kualitas, serta menjadikan karya dan wastra Sulawesi Selatan sebagai kebanggaan daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global," tuturnya.

Ia juga mendorong para desainer muda agar terus berinovasi dengan memadukan kekayaan budaya lokal dan sentuhan kreativitas modern. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat identitas fashion muslim asal Sulsel.

"Teruslah berkarya, padukan budaya lokal dengan kreativitas modern, dan manfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar," pesannya.

Baca juga: Milad I PALASARA Indonesia, Sekda Sulsel Jufri Rahman Didaulat sebagai Dewan Pakar

Kepada para pelaku UMKM, ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan berbagai dukungan yang tersedia. Dukungan tersebut meliputi akses pembiayaan, pelatihan usaha, hingga digitalisasi bisnis.

"Dengan kerja keras dan kolaborasi, kita berharap UMKM kita dapat naik kelas dan semakin berdaya saing," tandasnya.

Acara ini turut dihadiri CEO Artpro Exhibition Andi Yulham Malebbireng, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnomo A, serta sejumlah pejabat dan organisasi perempuan di Sulawesi Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU