Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 10:40 WIB

Diberitakan 211 Media, Perayaan Ulang Tahun Anak Pengusaha Makassar Raih Rekor MURI

Author

Senior Manager MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada Qansa Al Riffat Najmuddin atas rekor ulang tahun anak dengan pemberitaan media terbanyak di Indonesia. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Perayaan ulang tahun seorang anak bernama Qansa Al Riffat Najmuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, resmi masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Momen spesial putra pengusaha H Najmuddin itu tercatat sebagai peristiwa ulang tahun anak dengan jumlah pemberitaan media terbanyak di Tanah Air.

Penghargaan MURI diserahkan langsung di kediaman keluarga H Najamuddin, kawasan CitraLand Celebes, Makassar, pada Senin (15/12/2025). Prosesi penyerahan berlangsung sederhana namun sarat makna bagi keluarga.

Piagam rekor diserahkan oleh Senior Manager MURI, Triono, setelah melalui proses verifikasi ketat terhadap ratusan pemberitaan media. Verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh berita merujuk pada peristiwa yang sama dan memenuhi kriteria penilaian.

Rekor MURI ini berawal dari perayaan ulang tahun ke-9 Qansa Al Riffat yang digelar pada 7 November 2025 dan semula dirancang sebagai acara keluarga tertutup. Acara tersebut awalnya hanya dihadiri kerabat dekat tanpa publikasi khusus.

Namun situasi berubah drastis setelah muncul kabar hadiah ulang tahun berupa supercar Lamborghini Revuelto bernilai fantastis. Informasi ini sontak mengundang rasa penasaran publik dan menjadi bahan perbincangan luas.

Baca juga: Polisi Bongkar Dugaan Sindikat Pengemis Eksploitasi Anak di Barru, 4 Perempuan Diamankan

Nilai kendaraan mewah tersebut ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah dan langsung menarik perhatian warganet. Perbincangan itu kemudian berkembang menjadi diskursus nasional di berbagai kanal digital.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu gelombang pemberitaan luas. Media daring nasional hingga media daerah turut mengangkat kisah tersebut secara masif dan berkelanjutan.

Triono menjelaskan, rekor MURI ditetapkan berdasarkan jumlah dan intensitas pemberitaan media. Penilaian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan.

"Hasil verifikasi menunjukkan perayaan ulang tahun ananda Qansa diberitakan oleh sedikitnya 211 media dari berbagai platform, dan ini belum pernah tercatat sebelumnya," ujarnya dalam keterangan pers, dikutip Jumat (26/12).

Jumlah tersebut melampaui rekor serupa yang pernah dihimpun MURI sebelumnya. Menurut Triono, unsur itulah yang menjadikan peristiwa ini layak dicatat sebagai rekor.

Baca juga: Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Malake, Akses Sidrap-Wajo Kini Lebih Cepat

Ia menegaskan, MURI tidak menilai kemewahan acara maupun nilai materi hadiah. Fokus penilaian sepenuhnya diarahkan pada kekuatan eksposur informasi.

"Parameter utama kami adalah jangkauan, konsistensi, dan dampak informasi yang ditimbulkan," kata Triono.

Menurut Triono, sebuah peristiwa personal dapat menjadi rekor ketika mampu menarik perhatian media secara luas dalam waktu berdekatan. Fenomena tersebut mencerminkan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

"Yang kami nilai adalah kekuatan informasinya, bukan kemewahannya," tambahnya. Pendekatan ini menjadi prinsip utama MURI dalam mencatat rekor berbasis media.

Proses verifikasi rekor ini disebut berlangsung panjang dan tidak mudah. Tim MURI harus mengumpulkan ratusan tautan berita, memeriksa keabsahan media, serta memastikan tidak ada penghitungan ganda.

Baca juga: 2 ASN Toraja Utara Terjaring Razia BNN Positif Narkoba

Sementara itu, ibunda Qansa, Ita Juwita, mengaku terharu atas pencapaian yang diraih putranya. Ia menyebut momen ini sebagai kejutan besar bagi keluarga.

"Kami tidak pernah membayangkan perayaan ulang tahun ini berkembang menjadi sorotan nasional," ujarnya. Menurutnya, perhatian tersebut datang di luar dugaan keluarga.

Ita menyebut, di usia yang masih sangat muda, Qansa telah menerima penghargaan berskala nasional. Pencapaian ini dinilai akan menjadi kenangan penting bagi sang anak.

"Ini tentu menjadi pengalaman berharga dan tak terlupakan bagi keluarga kami," kata Ita. Ia berharap momen tersebut dapat memberi inspirasi positif.

Menanggapi sorotan publik terhadap hadiah Lamborghini, Ita menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berdasarkan minat sang anak. Keputusan itu diambil melalui pertimbangan matang kedua orang tua.

Baca juga: Pemprov Sulsel Jual Material Bangunan Sisa Kebakaran Gedung DPRD, Harga Mulai Rp3.600 per Kilogram

"Qansa sejak kecil menyukai dunia otomotif, khususnya supercar. Hadiah ini adalah kesepakatan kami sebagai orang tua," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga tidak memiliki niat untuk memamerkan kemewahan. Hadiah tersebut diberikan tanpa tujuan untuk menarik perhatian publik.

"Kami tidak pernah bermaksud untuk memamerkan kemewahan. Kami sama sekali tidak menyangka hadiah ini akan menimbulkan perhatian sebesar ini," tuturnya. 

Fenomena ulang tahun Qansa mencerminkan kuatnya peran media digital dalam membentuk perhatian publik. Peristiwa personal dapat berkembang menjadi fenomena nasional ketika memiliki nilai berita tinggi.

Melalui rekor ini, MURI kembali menegaskan bahwa pencapaian tidak selalu lahir dari kemewahan semata. Rekor juga dapat tercipta dari dinamika informasi dan dampak sosial yang luas.

Baca juga: Rumah Tangga Selebgram Broocilk Dikabarkan Retak, Isu Liar Berhembus Kencang

Kini, perayaan ulang tahun Qansa tidak hanya menjadi kenangan keluarga. Momen tersebut telah tercatat sebagai bagian dari sejarah rekor nasional di Indonesia.

Diketahui, keluarga Najmuddin bukan kali pertama masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Pada 2023, mereka tercatat meraih rekor MURI melalui kegiatan jalan santai dengan jumlah peserta terbanyak di Makassar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MURI

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU