Kamis, 09 APRIL 2026 • 09:30 WIB

Wagub Fatmawati Dorong Perempuan Wajo Mandiri, Pelatihan Bosara Jadi Jalan Kuatkan Ekonomi Keluarga

Author

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi meninjau langsung pelatihan peningkatan kapasitas perempuan di Wajo. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meninjau langsung pelatihan peningkatan kapasitas perempuan di Kabupaten Wajo. Program ini difokuskan untuk memperkuat peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga berbasis kearifan lokal.

Kegiatan berlangsung di Gedung PKK, Jalan Ahmad Yani, Sengkang, Rabu (8/4/2026), dan diikuti puluhan peserta dari kelompok perempuan serta pelaku UMKM. Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulsel dalam mendorong pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Fatmawati menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia menilai keterampilan seperti pembuatan bosara tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga berpotensi menjadi sumber ekonomi.

"UMKM adalah tulang punggung perekonomian. Karena itu, pelatihan seperti ini harus berkelanjutan dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga," ujarnya.

Baca juga: Wagub Fatmawati Dorong Tenun Emas Sidrap Tembus Pasar Luas, UMKM Diminta Naik Kelas

Ia juga mendorong agar produk UMKM perempuan mampu menembus pasar digital dan memperluas jaringan pemasaran. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Selain ekonomi, Fatmawati menekankan pentingnya gerakan lingkungan melalui Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ia meminta pemerintah hingga tingkat desa aktif mengelola sampah melalui bank sampah dan TPS 3R.

"Budaya bersih harus dimulai dari individu. Pemerintah akan hadir dengan dukungan sarana, tetapi kesadaran masyarakat menjadi kunci utama," tegasnya.

Fatmawati turut mengapresiasi capaian Pemkab Wajo dalam menurunkan angka stunting hingga 20,5 persen. Capaian ini dinilai sebagai hasil kolaborasi lintas sektor yang berjalan efektif.

Baca juga: Wagub Sulsel Gandeng Puteri Indonesia Sulsel II 2026, Perkuat Pemberdayaan UMKM Perempuan

Meski demikian, ia mengingatkan agar upaya penanganan stunting terus diperkuat melalui edukasi gizi dan peningkatan layanan kesehatan. Intervensi berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga tren positif tersebut.

Di sisi lain, ia menyoroti tingginya angka pernikahan usia dini di Wajo yang masih menjadi tantangan. Pemerintah daerah diminta memperkuat edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan indeks pemberdayaan gender.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati menyerahkan bantuan berupa peralatan pembuatan bosara, alat cup sealer, dan cooler box kepada peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha perempuan.

Ia juga meninjau pojok ramah anak serta melihat langsung proses pembuatan bosara oleh peserta pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan keterampilan berbasis budaya lokal.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wagub Sulsel di tengah agenda padat. Ia menyebut kehadiran tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi. Kehadiran Ibu Wakil Gubernur menjadi motivasi besar bagi kami," tuturnya.

Ia menegaskan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kreativitas dan ketahanan ekonomi keluarga. Pemanfaatan potensi budaya lokal menjadi fokus utama dalam pengembangannya.

Baca juga: Trend Hijab Ramadan 2026 Dibuka di Makassar, Panggung Kolaborasi Desainer dan UMKM Sulsel

Usai kegiatan, Fatmawati melanjutkan kunjungan ke Pusat Pertenunan Sutera Losari Silk di Jalan Andi Baso, Sengkang. Ia meninjau langsung potensi unggulan Wajo sebagai daerah penghasil sutra.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU