Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 JUNI 2026 • 20:29 WIB

IATTA dan DEKOMPAK Unhas Gelar Pelatihan K3 di Rammang-Rammang, Perkuat Keselamatan Wisata Sungai

IATTA dan DEKOMPAK Unhas Gelar Pelatihan K3 di Rammang-Rammang, Perkuat Keselamatan Wisata SungaiIATTA dan DEKOMPAK Unhas latih pelaku wisata Rammang-Rammang soal K3. (Foto: Mufida/SULTRA ZONE)

SULSEL - Keselamatan wisata menjadi fokus utama dalam pengelolaan destinasi Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melalui pelatihan K3 bagi pelaku wisata. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata berbasis alam.

Pelatihan digelar di Dermaga 1, Desa Salenrang, pada Rabu (3/6/2026), hasil kolaborasi Indonesia Adventure Travel Trade Association (IATTA) dan Tim DEKOMPAK Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan ini menyasar masyarakat lokal yang terlibat langsung dalam aktivitas wisata.

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif DEKOMPAK yang mendapat dukungan Youth in Action KPP Mining 2026 pada kategori pariwisata berkelanjutan. Tim ini beranggotakan mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi Unhas yang terdiri dari Nur Hikmah, Husnul Hatima, Mufida, dan Urfiah.

Baca juga: Pemprov Sulsel Anggarkan Rp1,08 Miliar untuk Konten Kreator, Diskominfo: Fokus Promosi Wisata

Rammang-Rammang dikenal sebagai kawasan karst terbesar di dunia dan menjadi destinasi unggulan Sulawesi Selatan. Wisata utama di kawasan ini adalah telusur Sungai Pute menggunakan perahu jolloro menuju Desa Berua.

Aktivitas wisata berbasis sungai tersebut memiliki potensi risiko yang tidak bisa diabaikan. Faktor alam, kondisi perahu, hingga kelalaian manusia menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari IATTA, yakni Musphyanto Chalidaputra dan Widianto Adiputra. Keduanya memberikan pembekalan terkait standar keselamatan wisata petualangan.

Materi yang disampaikan mencakup dasar K3, identifikasi bahaya, analisis risiko, hingga penanganan kondisi darurat. Peserta juga dilatih memahami skenario kecelakaan dan langkah mitigasi yang tepat.

Baca juga: Aliyah Mustika Buka Grand Final Duta Wisata 2025, Dorong Generasi Muda Jadi Wajah Pariwisata Makassar

Peserta didominasi pengemudi perahu jolloro, warga Desa Salenrang, serta anggota HPI Sulsel. Antusiasme terlihat saat sesi diskusi mengenai penanganan situasi darurat di lapangan.

Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan langsung dalam aktivitas wisata sehari-hari.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun budaya keselamatan di Rammang-Rammang. Dengan peningkatan kapasitas SDM lokal, destinasi ini diharapkan semakin aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

IATTA dan DEKOMPAK Unhas Gelar Pelatihan K3 di Rammang-Rammang, Perkuat Keselamatan Wisata Sungai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!