SULSEL - Warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dikejutkan suara dentuman keras pada Selasa (23/9/2025) pagi. Tidak ada getaran yang dirasakan, namun suara disebut terdengar hingga dua kecamatan.
Kepala BPBD Jeneponto, Andi Patappoi, mengungkapkan pihaknya langsung menelusuri laporan warga. Hasil koordinasi dengan BMKG memastikan dentuman itu bukan akibat gempa bumi.
"Saya sudah konfirmasi BMKG, bukan gempa. Tidak ada getaran gempa," kata Patappoi.
Baca juga: Pemain Asing PSM Makassar Victor Luiz Pukul Pengendara di Jalan, Diduga Tak Terima Disalip
Meski begitu, sejumlah dugaan bermunculan di tengah masyarakat. Patappoi menegaskan belum ada yang bisa dipastikan kebenarannya.
"Cuma dengar dentuman saja. Ada yang katanya gardu PLTU meledak, kita konfirmasi juga tidak ada. Ada juga bahasakan kayak bom ikan, belum ada juga konfirmasi," jelasnya.
Patappoi menyebut laporan dentuman datang dari Kecamatan Tamalatea dan Bangkala. Bahkan, isu yang berkembang menyebut suara juga terdengar hingga wilayah Kabupaten Takalar.
Sementara itu, BMKG turut membantah adanya aktivitas gempa pada waktu bersamaan. Lembaga ini sudah berkoordinasi dengan BPBD Jeneponto terkait fenomena tersebut.
Baca juga: Kakek dan Cucu Tewas Terjebak Kebakaran di Parepare, 5 Rumah Ludes Terbakar
"Tadi ini sudah ada pertanyaannya dari BPBD Jeneponto. Pantauan kami, tidak ada sinyal gempa," ungkap Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Gowa, Zulkifli.
BMKG menduga dentuman bisa berasal dari faktor lain. Namun, penyebab pastinya hingga kini masih belum terkonfirmasi.
"Dicurigai mungkin ada longsor aktivitas tambang begitu. Cuma gempa buminya kami tidak merekam. Kita curiganya mungkin pesawat, pesawat Sukhoi yang lagi lewat. Cuma tidak bisa dikonfirmasi juga," papar Zulkifli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan