SULSEL - Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, AKBP Didid Imawan, turun langsung memantau pelaksanaan Latihan Kerja (Latja) siswa Diktukba Polri. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan latihan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pemantauan berlangsung di sejumlah fungsi teknis usai upacara pembukaan, Senin (27/4/2026). Kapolres Selayar didampingi Kabag SDM Hendra Suyanto dan Kabag Log Kompol Sardan.
Pada fungsi Binmas, siswa dilatih menyusun materi ceramah hingga praktik langsung di depan audiens. Kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan komunikasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Sementara di fungsi Lalu Lintas, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Latihan ini difokuskan untuk meningkatkan keterampilan teknis di lapangan.
Baca juga: Latja Diktukba Polri Resmi Dibuka di Selayar, 75 Siswa Siap Ditempa di Lapangan
Di sektor pengamanan objek vital, siswa dikenalkan langsung pada lokasi strategis seperti Bank Sulselbar dan Pelabuhan Benteng. Mereka mempelajari sistem pengamanan serta potensi kerawanan di area tersebut.
Pada fungsi Samapta, siswa menerima pembekalan tugas, materi kamtibmas, hingga simulasi patroli. Latihan ini dilengkapi demonstrasi peralatan untuk menunjang kesiapan operasional.
Kasat Samapta, IPTU Dihar Tasbih, menyebut kegiatan ini penting untuk membangun kesiapan siswa. Ia menilai pemahaman menyeluruh menjadi kunci keberhasilan di lapangan.
"Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami secara menyeluruh tugas dan fungsi Samapta serta siap mengaplikasikannya di lapangan," ujarnya.
Baca juga: Kabag SDM Polres Bone Suntik Motivasi Siswa Latja, Tekankan Disiplin dan Etika
Kapolres menegaskan Latja merupakan momentum penting untuk mengaktualisasikan ilmu yang telah dipelajari. Ia meminta siswa memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal.
"Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, tingkatkan disiplin, kemampuan, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas," kata AKBP Didid.
Selain itu, siswa juga diingatkan menjaga sikap, kesehatan, dan keselamatan selama latihan. Komunikasi yang baik dengan mentor dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.
Melalui pemantauan langsung ini, diharapkan seluruh peserta mampu berkembang menjadi anggota Polri yang profesional dan humanis. Latja menjadi bekal awal menghadapi tantangan tugas di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Selayar