Latja 75 siswa Diktukba Polri di Selayar resmi dimulai. (Foto: Dok. Polres Selayar)
SULSEL - Sebanyak 75 siswa Diktukba Polri resmi memulai Latihan Kerja (Latja) di wilayah Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi tahap krusial pembentukan kemampuan lapangan bagi calon anggota Polri.
Pembukaan Latja dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Didid Imawan melalui upacara di Lapangan Apel Mapolres Kepulauan Selayar, Senin (27/4/2026). Prosesi berlangsung khidmat dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya latihan.
Para siswa yang berasal dari SPN Polda Sulsel akan menjalani Latja selama 14 hari. Mereka akan ditempa melalui lima fungsi teknis kepolisian, mulai dari Samapta hingga Binmas.
Kapolres menegaskan disiplin menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anggota Polri. Ia meminta seluruh peserta menjalani setiap tahapan latihan dengan penuh tanggung jawab.
Baca juga: 74 Siswa Bintara Polri Jalani Latja di Polres Bone, Ditekankan Disiplin dan Integritas
"Saya tekankan kepada seluruh siswa untuk disiplin dan taat aturan, serta melaksanakan setiap arahan pelatih dengan penuh tanggung jawab," ujar Didid dalam arahannya.
Selain itu, peserta didorong memanfaatkan Latja sebagai ruang belajar nyata di lapangan. Pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis dan taktis mereka.
"Latja ini adalah kesempatan untuk belajar secara nyata di lapangan. Laksanakan dengan serius, jangan ragu untuk bertanya," katanya.
Didid juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan nama baik institusi selama pelaksanaan latihan. Ia menekankan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Baca juga: Wakapolres Bone Tekankan Disiplin ke Siswa Latja, Bekal Jadi Polisi Profesional
"Tunjukkan sikap sebagai anggota Polri yang humanis, jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Kabag SDM Hendra Suyanto menjelaskan siswa akan dibagi dalam lima kelompok. Mereka akan bergiliran mengikuti latihan di tiap fungsi kepolisian.
"Saya minta kalian belajar dengan tekun, praktikkan teori yang didapat di SPN, dan jangan ragu bertanya kepada mentor," ujarnya.
Latja ini diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia Polri yang profesional dan berkarakter. Para siswa dituntut siap menghadapi tantangan tugas di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Selayar