SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan mempercepat pembangunan Stadion Sudiang sebagai proyek strategis yang ditargetkan mendorong sektor olahraga dan ekonomi kawasan. Stadion ini diproyeksikan menjadi ikon baru infrastruktur modern di wilayah timur Indonesia.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan proyek tersebut mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pembangunan stadion menjadi bagian dari penguatan infrastruktur strategis di daerah.
Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan Menteri PU, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Pertemuan tersebut juga membahas percepatan sejumlah proyek prioritas lainnya di Sulsel.
Selain stadion, Pemprov Sulsel turut mengusulkan pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat konektivitas dan pemerataan pembangunan.
Baca juga: Proyek Stadion Sudiang Makassar Dimulai November, Target Rampung April 2027
"Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak," ujar Andi Sudirman.
Stadion Sudiang menjadi salah satu proyek unggulan dengan nilai investasi mencapai Rp674,9 miliar. Pembangunan dilakukan dengan skema multiyears dan ditargetkan rampung pada 2027.
Stadion ini dirancang berkapasitas sekitar 27 ribu penonton dengan konsep single seat. Kehadirannya diharapkan mampu menunjang penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.
Selain itu, proyek ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sport tourism di Sulawesi Selatan. Kawasan GOR Sudiang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas olahraga terpadu.
Baca juga: PT Waskita Karya Menang Tender Stadion Sudiang Makassar, Nilai Kontrak Rp 637 Miliar
Pemprov Sulsel telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare untuk pembangunan tersebut. Sekitar 7 hektare digunakan untuk bangunan utama, sementara sisanya untuk fasilitas pendukung.
Anggaran pembangunan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun. Pada 2025 sebesar Rp96,04 miliar, 2026 Rp454,98 miliar, dan 2027 Rp123,92 miliar.
Proyek ini juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem kawasan olahraga terpadu. Pembangunan tidak hanya berfokus pada stadion, tetapi juga fasilitas penunjang lainnya.
Saat ini, proyek telah memasuki fase konstruksi utama. Pekerjaan difokuskan pada struktur dasar, khususnya pembangunan fondasi stadion.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel