SULSEL - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menyebabkan jalan poros Benteng-Appattanah di Kecamatan Bontosikuyu tertutup lumpur, batu, dan tumpukan sampah. Situasi ini menghambat arus lalu lintas hingga membuat aktivitas warga sempat terhenti.
Material terbawa aliran air dari perbukitan di Dusun Balang Kajeng, Desa Harapan yang turun menutupi badan jalan. Menyikapi kondisi itu, personel Polsek Bontosikuyu bersama warga yang melintas langsung melakukan pembersihan darurat, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.
Baca juga: 3 Remaja di Makassar Curi HP Teman Saat Tidur Ditangkap
Proses pembersihan dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya untuk menyingkirkan lumpur, batu, ranting, dan berbagai material lain yang menutupi sebagian besar badan jalan. Setelah berlangsung hampir tiga jam, akses akhirnya kembali normal pada pukul 11.45 WITA.
Kapolsek Bontosikuyu, IPTU Danyel, menyebut upaya cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam kondisi darurat akibat cuaca ekstrem. Ia menegaskan bahwa langkah sigap dilakukan untuk memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.
Baca juga: Pekerja Pinisi di Sinjai Tewas Tersengat Listrik Saat Mengebor di Bawah Kapal
"Kami bergerak cepat agar jalur utama Benteng-Appattanah dapat segera dibuka kembali. Keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat menjadi prioritas kami," ujarnya.
Danyel menyampaikan, pihaknya meningkatkan kewaspadaan dan memperbanyak patroli di titik rawan longsor serta genangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan serupa mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Selayar