Rabu, 22 JULI 2026 • 09:56 WIB

Wisata Edukasi Sejarah: Daftar Situs Cagar Budaya Bersejarah di Sulawesi Selatan

Author

Ilustrasi foto cagar budaya di Sulsel (Gemini AI)

SULSEL - Cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan serta dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan dan pemanfaatannya untuk kemakmuran rakyat.

Setiap daerah di Indonesia memiliki beragam cagar budaya yang tersebar di penjuru kota, salah satunya berada di Makassar, peninggalan mulai dari Kerjaan Gowa hingga kolonial Belanda.

Adapun 7 situs bersejarah di Sulawesi Selatan yang sudah memenuhi syarat sebagai benda dan bangunan cagar budaya dan diusulkan menjadi cagar budaya provinsi.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Kebun Binatang di Makassar: Harga Tiket, Lokasi, dan Satwa

Apabila mengacu pada UU No 11 Tahun 2010, cagar budaya yang didefinisikan sebagai warisan budaya yang berbentuk benda materi seperti Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air memerlukan pelestarian karena memiliki nilai yang penting dalam sejerah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.

Daftar Cagar Budaya di Sulawesi Selatan Beserta Lokasinya

1.       Benteng Somba Opu – Kabupaten Gowa

2.       Situs Arkeologi Bawah Air Sangkulu kulu – Kabupaten Selayar

3.       Gong Nekara – Kabupaten Maros

4.       Gua Prasejarah Timpuseng _ Kabupaten Maros

5.       Gua Prasejarah Tedongnge - Maros

6.       Gua Prasejarah Paningnge - Maros

7.       Situs Prasejarah Bulu Sipong Pangkep – Kabupaten Maros

Fungsi Cagar Budaya dan Manfaatnya

Museum Kota Makassar (Pemerintah Kota Makassar)

Dari undang-undang di atas sudah jelas apa fungsi cagar budaya bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.

Cagar budaya perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya karena wujudnya berupa benda maupun kawasan yang akan bisa hilang tergerus waktu karena ulah manusia apabila tidak dijaga dengan benar.

Baca juga: Jangan Cuma ke Pantai! Panduan Liburan Bermanfaat dengan Mengunjungi Museum Perjuangan di Sulawesi Selatan

Keterlibatan pemerintan dan masyaralat sekitar sangat penting dalam menjaga fungsi cagar budaya. Untuk itu harus ada kesadaran dari pihak pemerintah maupun masyarakat untuk menjaga warisan budaya yang menjadi tonggak sejarah.

·         Pelestarian Identitas Budaya

Cagar budaya dapat menjadi simbol identitas nasional suatu negara. Bangunan ikonik atau situs bersejarah yang terkenal sering kali dianggap sebagai warisan nasional dan representasi simbolik dari negara tersebut di mata dunia.

Cagar budaya sebagai cerminan sejarah, tradisi, kepercayaan, dan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui pelestarian bangunan, objek, dan situs bersejarah.

Cagar budaya membantu hubungan dengan masa lalu, tradisi, dan warisan leluhur, yang penting untuk memahami dan menghormati akabr budaya suatu komunitas.

·         Pendidikan dan Penelitian

Cagar budaya menyediakan sumber daya yang berharga untuk pendidikan dan penelitian. Bangunan bersejarah, situs arkeologi, dan artefak budaya memberikan wawasan tentang kehidupan masa lalu, perkembangan seni, arsitektur, dan teknologi, serta aspek sosial dan budaya suatu masyarakat.

·         Pariwisata dan Ekonomi

Baca juga: Bukan Sekadar Nama, Ini Sejarah di Balik Julukan Ikonik Kota Makassar Lengkap dengan Fakta Menariknya

Fungsi cagar budaya dapat dimanfaatkan untuk menjadi daya tarik pariwisata yang penting. Cagar budaya dapat berfungsi sebagai tempat rekreasi bagai masyarakat.

Pengunjung dapat menikamti keindahan arsitektur, taman bersejarah, dan kawasan cagar budaya lainnya sebagai sarana relaksasi dan hiburan.

·         Keseimbangan Lingkungan dan Pembangunan

Fungsi cagar budaya juga memainkan peran penting dalam keseimbangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Beberapa kawasan cagar budaya mencakup kawasan alam yang berharga dan memiliki ekosistem yang sensitif.

Dengan melindungi kawasan sekitar cagar budaya, keanekaragaman alam dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

·         Membentuk Identitas Komunitas Masyarakat

Cagar budaya menjadi simbol kebersamaan dan partisipasi komunitas. Keberadaan cagar budaya di tengah masyarakat dapat menciptakan kesadaran akan warisan bersama dan memperkuat ikatan antara anggota komunitas.

Dalam proses pelestarian, melibatkan partisipasi masyarakat setempat, pemangku kepentingan, dan organisari budaya. Ini mendorong rasa kepemilikan, kebanggaan, dan solidaritas dalam mempertahankan warisan budaya bersama.

·         Sumber Inspirasi

Cagar budaya di suatu daerah dapat menjadi sumber inspirasi bagi seniman, arsitek, penulis, dan individu kreatif lainnya.

Keindahan arsitektur, seni, dan detail budaya yang terdapat dalam cagar budaya dapat memicu ide-ide baru dan inovasi dalam bidang kreatif.

·         Rekonsiliasi Pemulihan Sejarah

Fungsi cagar budaya dalam proses rekonsiliasi dan pemulihan sejarah di negara-negara yang pernah mengalami konflik, penjajahan, atau masa-masa sulit lainnya.

Dengan mengakui dan memelihara cagar budaya yang mewakili berbagai kelompok atau periode sejarah, masyarakat dapat mempromosikan dialog dan pemahaman yang lebih baik antara kelompok-kelompok yang pernah berseteru dan menciptakan iklim rekonsiliasi.

Baca juga: Ingin Wisata Alam Sambil Belajar? Ini Rekomendasi Agrowisata Terbaik di Sulawesi Selatan, Menikmati Keindahan Alam Sambil Bertani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan6.com, Pariwisata.kepulauanselayarkab.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU