Selasa, 21 JULI 2026 • 20:38 WIB

Ingin Wisata Alam Sambil Belajar? Ini Rekomendasi Agrowisata Terbaik di Sulawesi Selatan, Menikmati Keindahan Alam Sambil Bertani

Author

Foto ilustrasi agrowisata di Sulawesi Selatan (Gemini AI)

SULSEL - Jika berbicara soal Sulawesi Selatan, ingatan kita langsung tertuju pada keindahan alam, pantainya yang memukau, dan banyak  destinasi wisata yang kaya akan nilai sejarah.

Sulawesi Selatan terkenal akan pantainya, lautnya, hasil bumi, serta wisata bahari bawah laut yang indah. Namun, dibalik itu semua , salah satu provinsi terbesar di Indonesia ini memilki iklim tropis, curah hujan yang pas, serta banyak lahan yang cocok dijadikan lahan pertanian berkat dukungan sinar matahari yang terus tersedia sepanjang tahun.

Dengan kondisi alam tersebut, membuka peluang wisata baru di dunia pertanian yang biasa dikenal dengan istilah dewasa wisata atau agrowisata, jenis pariwisata yang memadukan kegiatan pertanian, perkebunan, atau peternakan.

Agrowisata punya daya tarik sendiri dengan mengajak Anda untuk bersantai di udara yang sejuk sembari belajar menanam sayuran organik dan memelihara hewan ternak dengan baik.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Kebun Binatang di Makassar: Harga Tiket, Lokasi, dan Satwa

Di Sulawesi Selatan terdapat beberapa desa wisata yang menarik perhatian wisatawan. Di tempat ini pengunjung dapat membeli produk pertanian segar dan olahan langsung dari petani.

Pengunjung juga bisa mempelajari tradisi lokal dan kearifan masyarakat dalam mengelola lingkungan.

Sebelum mengetahui di mana saja lokasi dewa wisata tersebut, alangkah baiknya mengetahui pengertian agrowisata dan manfaatnya disertai harga tiket dan jenis fasilitas yang didapatkan.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Agrowisata dan Manfaatnya

Foto ilustrasi memetik buah di kebun (Gemini AI)

1.       Pengertian Agrowisata

Agrowisata adalah salah satu jenis wisata yang menggabungkan unsur pertanian, perkebunan, peternakan, atau perikanan dengan kegiatan pariwisata.

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga bisa belajar langsung tentang proses bercocok tanam, memetic buah, memberi makan hewan ternak, atau bahkan ikut memanen hasil pertanian.

Agrowisata berfokus pada lingkungan, alam dan keberlanjutan. Biasanya, lokasi agrowisata jauh dari keramaian kota, sehingga menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi Anda yang ingin melepas penat sambil menikmati kehidupan di alam.

Baca juga: 5 Rekomendasi Taman Kota Terbaik di Sulawesi Selatan, Cocok untuk Bersantai Bersama Keluarga

2.       Manfaat Agrowisata

Selain bisa dijadikan tempat untuk rekreasi, ada banyak tujuan dan manfaat yang didapatkan dari agrowisata, berikut diantaranya.

o   Memberikan Edukasi tentang Pertanian dan Lingkungan

Wisata hijau ini memberikan kesempatan bagi pengunjung, terutama anak-anak untuk belajar tentang pertanian, perkebunan, atau peternakan secara langsung.

Misal, bagaimana cara menanam padi, merawat tanaman, atau memerah susu sapi. Ini dapat menjadi pengalaman berharga yang tidak dipelajari di sekolah.

o   Meningkatkan Perekonomian Petani Lokal

Dengan adanya desa wisata, otomatis akan menambah penghasilan masyarakat sekitar karena petani bisa menjual produk pertanian secara langsung.

o   Melestarikan Alam dan Budaya

Karena wisata hijau ini mengedepankan konsep ramah lingkungan dan pelestarian budaya lokal seperti penggunaan metode pertanian organic atau mempertahankan tradisi pertanian yang unik.

Hal ini membantu menjaga kelestarian alam dan budaya agar tidak punah.

o   Rekreasi yang Menenangkan

Beda dengan wisata kota yang penuh keramaian, agrowisata menawarkan suasana tenang dan alami, didukung oleh udara yang segar, pemandangan hijau, dan aktifitas santai seperti memetic buah dan jalan-jalan di kebun yang membuat pikiran jadi lebih rileks dan tenang.

o   Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Pertanian

Tak kalah pentingnya, melalui agrowisata, Anda bisa melihat betapa menariknya dan pentingnya pertanian bagi kehidupan sehari-hari.

Hal ini bisa membantu meningkatkan kesadaran mereka untuk mulai lebih peduli terhadap isu lingkungan dan pertanian.

Baca juga:  5 Rekomendasi Tempat Sewa Baju Adat di Makassar untuk Upacara 17 Agustus, Murah dan Lengkap Koleksinya

Rekomendasi Tempat Wisata Agro Terbaik di Sulawesi Selatan

Agrowisata Nanas Desa Tabaranno (Desa Tabaranno)

1.       Agrowisata Pacellekang

Agrowisata Pacellekang berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desa wisata ini memiliki berbagai keunikan dan keunggulan seperti keunikan budayanya, keindahan alam, dan beragam makanan khas yang dapat disuguhkan sebagai jamuan pengunjung maupun dijadikan oleh-oleh khas.

Adapun harga tiket yang ditawarkan, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung paket wisata apa yang menarik untuk dikunjungi.

Tujuan wisata dalam satu titik lokasi yakni agrowisata, ekowisata, eduwisata, wisata budaya, dan wisata kuliner.

Di titik ini dikembangkan budidaya lobster air tawar, pelatihan budidaya, kolam lobster diintegrasikan dengan sayuran aqua ponik, wisata kuliner dan pertunjukan seni dan bidaya bagi para pengunjung.

Fasilitas yang disediakan di agrowisata ini antara lain area parkir, kamar mandi umum, kios souvenir, kuliner, mushola, outbond, tempat makan, dan wifi area.

Baca juga: Profil Kemiskinan di Sulawesi Selatan 2026 Lengkap dengan Faktor Pemicunya

2.       Agrowisata Desa Tabarano

Agrowisata Desa Tabaranno berada di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Desa wisata ini menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung.

Di sini, Anda tidak hanya bisa menikmati keindahan alam yang masih asri, tetapi juga belajar banyak tentang proses budidaya nanas, mulai dair penanaman bibit hingga pemanenan buah, semua bisa disaksikan dan bertanya langsung mengenai nanas.

Di Kebun Nanas Tabaranno, kamu juga bisa memetik nanas sendiri dan merasakan sensasi kesegaran buah langsung dari pohonnya.

Sayangnya, belum ada informasi terkait harga tiket masuk ke Desa Tabaranno. Adapun beragam fasilitas yang ditawarkan di kebun nanas ini adalah area parkir, area showcase olahan nanas, area pertemuan, area pembibitan, area rumah pengelola, produksi dan kedai.

Ada juga gedung pupuk dan alsintan, rumah maggot, area kebun nanas, jaringan sistem air utama, area taman, dan area food forest.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Traveloka, Kemenpar, Tabarano.digitaldesa.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU