SULSEL - Sulawesi Selatan tidak hanya dikenal dengan wisata alam, budaya, dan kulinernya. Di daerah ini, umat Katolik juga dapat menemukan sejumlah tempat ziarah yang menjadi ruang doa, refleksi, sekaligus wisata rohani.
Beberapa lokasi ziarah Katolik di Sulawesi Selatan berada di bawah naungan Keuskupan Agung Makassar atau KAMS. Tempat-tempat ini tersebar di Kota Makassar, Tana Toraja, hingga Kabupaten Soppeng.
Setiap lokasi memiliki daya tarik berbeda. Ada yang berada di tengah kota, ada yang menyatu dengan alam pegunungan, hingga tempat ziarah yang dikenal karena suasananya yang sejuk dan penuh toleransi.
Berikut daftar tempat ziarah Katolik di Sulawesi Selatan yang bisa menjadi pilihan untuk wisata rohani.
1. Pusat Ziarah Keluarga Kudus Nazareth, Tana Toraja
Salah satu tempat ziarah Katolik yang populer di Sulawesi Selatan adalah Pusat Ziarah Keluarga Kudus Nazareth di Tana Toraja. Tempat ini berada di Lampio, Lembang atau Desa Saluallo, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja. Kawasan ziarah ini dikenal dengan suasana alamnya yang tenang, hijau, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Daya tarik utama tempat ini adalah keberadaan patung Keluarga Kudus Nazareth, yaitu Yesus, Maria, dan Yusuf. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti rute Jalan Salib yang tersedia di kawasan ziarah.
Suasana alam khas Toraja membuat tempat ini cocok untuk berdoa, merenung, dan mengikuti kegiatan rohani bersama keluarga atau komunitas.
Keunikan lain dari lokasi ini adalah nuansa budaya lokal Toraja yang terasa kuat. Di sekitar kawasan ziarah, terdapat pemandangan lembah hijau, pepohonan rindang, serta unsur budaya yang membuat pengalaman ziarah terasa lebih khas.
Baca juga: Jadwal Lokasi Lengkap Samsat Keliling Kota Makassar, Sekaligus Syarat Bayar Pajak Kendaraan
2. Ziarah Bunda Maria Pieta, Soppeng
Tempat ziarah Katolik berikutnya adalah Ziarah Bunda Maria Pieta yang berada di Lajoa, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu tempat doa yang asri, sejuk, dan nyaman untuk umat Katolik yang ingin melakukan ziarah.
Salah satu ikon utamanya adalah Patung Pieta, yaitu gambaran Bunda Maria yang memangku tubuh Yesus setelah wafat di kayu salib. Tempat ini juga memiliki area Jalan Salib yang sering digunakan untuk doa, ibadah, rekoleksi, hingga kegiatan rohani lainnya.
Menariknya, Ziarah Bunda Maria Pieta juga dikenal dengan suasana toleransi yang kuat. Masyarakat sekitar ikut mendukung keberadaan tempat ini, termasuk saat banyak umat datang untuk berziarah, khususnya pada Bulan Maria dan Bulan Rosario.
Bagi umat yang ingin mencari suasana doa yang damai di luar kota besar, tempat ziarah ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
3. Gereja Katedral Makassar
Gereja Katedral Makassar juga menjadi salah satu destinasi penting dalam wisata rohani Katolik di Sulawesi Selatan. Gereja ini dikenal dengan nama Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus dan berada di Jl. Kajaolalido No. 14, Kota Makassar. Sebagai gereja katedral, tempat ini menjadi pusat kedudukan Uskup Agung Makassar.
Selain memiliki nilai religius, Gereja Katedral Makassar juga menarik dari sisi sejarah dan arsitektur. Bangunannya memiliki gaya klasik bernuansa Eropa yang membuatnya terlihat megah dan berkarakter.
Karena berada di pusat Kota Makassar, gereja ini mudah dijangkau oleh umat maupun wisatawan yang ingin berkunjung untuk berdoa atau melihat bangunan bersejarah.
Gereja Katedral Makassar cocok dikunjungi bagi Anda yang ingin melakukan wisata rohani tanpa harus keluar dari area perkotaan.
Baca juga: Usai 19 Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Makassar Benahi Trotoar dan Drainase di Bulogading
4. Gua Maria Bumi Rajawali, Kota Makassar
Bagi umat Katolik yang ingin mencari tempat doa yang tenang di tengah Kota Makassar, Gua Maria Bumi Rajawali bisa menjadi salah satu pilihan.
Gua Maria ini menjadi tempat perhentian rohani bagi umat yang ingin berdoa, merenung, atau melakukan ziarah secara pribadi. Lokasinya yang berada di area perkotaan membuat tempat ini lebih mudah diakses, terutama bagi warga Makassar.
Meski berada di tengah kota, suasana Gua Maria Bumi Rajawali tetap memberi ruang hening bagi umat yang ingin menenangkan diri dan memperdalam doa. Tempat ini juga termasuk dalam daftar lokasi atau gereja ziarah Yubileum Keuskupan Agung Makassar, bersama beberapa lokasi ziarah lainnya seperti Gereja Katedral Makassar, Lokasi Ziarah Pieta Soppeng, dan Pusat Ziarah Keluarga Kudus Nazareth.
5. Gua Maria Watan Soppeng
Selain Ziarah Bunda Maria Pieta, wilayah Soppeng juga dikenal memiliki Gua Maria Watan Soppeng. Tempat ini berada di Paroki Santa Perawan Maria Bunda Pengharapan, Watan Soppeng, Sulawesi Selatan. Dalam daftar Gua Maria di Indonesia, Gua Maria Watan Soppeng tercatat sebagai salah satu gua Maria yang berada dalam wilayah Keuskupan Agung Makassar.
Gua Maria ini dapat menjadi pilihan bagi umat yang ingin melakukan ziarah dan doa kepada Bunda Maria dalam suasana yang lebih tenang. Bagi umat Katolik di Sulawesi Selatan, keberadaan tempat-tempat seperti ini menjadi bagian penting dari kehidupan rohani, terutama untuk kegiatan doa bersama, devosi, dan refleksi iman.
Tempat ziarah Katolik di Sulawesi Selatan menawarkan pengalaman rohani yang beragam. Ada Gereja Katedral Makassar yang bersejarah, Gua Maria Bumi Rajawali yang mudah dijangkau di tengah kota, Ziarah Bunda Maria Pieta di Soppeng yang asri, hingga Pusat Ziarah Keluarga Kudus Nazareth di Tana Toraja yang menyatu dengan alam dan budaya lokal.
Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri, baik dari sisi spiritual, sejarah, budaya, maupun suasana alamnya. Bagi umat Katolik, tempat-tempat ini bukan hanya destinasi wisata rohani, tetapi juga ruang untuk berdoa, merenung, memperkuat iman, dan menemukan ketenangan batin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hidupkatolik.com