SULSEL - PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) resmi membuka Lapangan dan Panggung Serbaguna Hotel Andalan Toraja, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menandai langkah awal optimalisasi aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan di kawasan pariwisata Toraja.
Pembukaan kawasan Hotel Andalan Toraja diresmikan melalui soft opening yang digelar pada Jumat (26/12/2025). Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, mulai dari jajaran direksi PT Perseroda, kepala daerah Toraja, hingga perwakilan Pemprov Sulsel.
Soft opening ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas baru. Lapangan dan panggung serbaguna ini diharapkan menjadi pusat aktivitas publik dan ekonomi kreatif di Tana Toraja.
Baca juga: Bupati Enrekang Apresiasi Dukungan Pemprov Sulsel atas Pembangunan Jalan Strategis
Direktur Utama PT Persorada, Asradi menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut bertujuan mengomersialkan lahan milik Pemprov Sulsel. Upaya ini diarahkan agar aset pemerintah menjadi produktif dan memberi dampak ekonomi bagi daerah sekitar.
"Tujuan pembangunan ini untuk mengomersilkan lahan Pemprov Sulsel agar menjadi lahan produktif, khususnya di Tana Toraja dan sekitarnya," ujar Asradi.
Sebagai bagian dari promosi, manajemen PT Sulsel Citra Indonesia menggelar kegiatan Fun Gathering bertajuk Waktu SCI Berlibur Jilid 2. Kegiatan ini berlangsung pada 25-28 Desember 2025 dengan tema “Explore, Connect, Celebrate, Together”.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan lapangan dan panggung serbaguna kepada masyarakat luas. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi dalam berbagai agenda yang digelar.
Baca juga: Pemprov Sulsel Kirim Bantuan Rp1 Miliar dan Tim Medis ke Aceh Timur
"Kami optimistis kehadiran lapangan dan panggung serbaguna ini dapat kembali menghidupkan Hotel Andalan," jelas Asradi.
Menurutnya, fasilitas ini akan mendukung berbagai kegiatan, mulai dari pelayanan publik hingga acara sosial dan budaya. Ruang terbuka tersebut diharapkan menjadi titik temu kebersamaan masyarakat Toraja.
"Ini adalah wujud energi positif yang membuat masyarakat terlibat dan berkontribusi demi kehidupan yang lebih baik dan bermakna," tutup Asradi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan