Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 00:37 WIB

Daftar 25 Penerima Penghargaan Perempuan Inspiratif dari Pemprov Sulsel

Author

25 perempuan inspiratif menerima penghargaan dari Pemprov Sulsel di momen Hari Ibu ke-97. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menetapkan 25 perempuan inspiratif sebagai penerima penghargaan pada peringatan Hari Ibu ke-97. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel, dengan latar pengabdian yang beragam dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Prosesi penganugerahan diberikan pada peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Senin (22/12/2025). Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi para perempuan tersebut dalam memperjuangkan perubahan sosial. Kiprah mereka dinilai menghadirkan solusi nyata di tengah tantangan pembangunan daerah.

Dari tingkat provinsi, Murni dinobatkan sebagai perempuan kepala keluarga inspiratif yang bertahan hidup sebagai pengemudi ojek daring sejak 2019. Sosok ini merepresentasikan ketangguhan perempuan dalam menopang ekonomi keluarga.

Baca juga: Pemprov Sulsel Anugerahi Penghargaan untuk 25 Perempuan Inspiratif di Hari Ibu ke-97

Kota Makassar diwakili Indah Amriani yang aktif di bidang sosial sebagai pendamping shelter warga sejak 2016. Sementara dari Parepare, Lusiana Teta dikenal sebagai penggerak lingkungan melalui pengelolaan bank sampah dan peran paralegal.

Kabupaten Barru menghadirkan Kasmiah, figur inspiratif di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui public speaking. Dari Bulukumba, Nur Ismi Ramadhani konsisten mengadvokasi buruh migran sejak 2013.

Di Sidenreng Rappang, Vivi Arviani Darwis menjadi motor penggerak ekonomi kreatif perempuan sejak 2009. Kabupaten Luwu diwakili Andi Apriani, guru taman kanak-kanak penyandang disabilitas yang mengabdi tanpa batas.

Bantaeng menghadirkan Nursyamsi, bidan dusun yang setia melayani kesehatan ibu dan anak di wilayah pedesaan. Dari Pangkajene dan Kepulauan, Fitra Ramadani menginisiasi Sekolah Perempuan Muda di kawasan pesisir.

Baca juga: 36 ASN Berebut 10 Jabatan Strategis Pemkab Tana Toraja, Tes Wawancara JPT Pratama Dipimpin Sekda Sulsel

Kabupaten Pinrang menampilkan Asmaniah, pelaku usaha tenun sutera Suri Salaka yang bertahan sejak 1994. Sinjai diwakili Deska Triati sebagai penggerak pengasuhan alternatif dan pendidikan anak usia dini.

Soppeng mengirimkan Mastang, kader pendamping stunting yang aktif mendorong kesadaran gizi keluarga. Enrekang menghadirkan Sulfianingsih, relawan sosial yang juga terlibat dalam kegiatan SAR perempuan.

Dari Gowa, Rezki Rosmaria dikenal sebagai pendamping stunting sejak 2022. Kabupaten Luwu Timur diwakili Rosiana Amin yang menggagas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat.

Kota Palopo menampilkan Andi Fatmawati sebagai pejuang perlindungan dan pencegahan kekerasan. Kabupaten Bone menghadirkan Sabaine yang memperkuat pendidikan politik perempuan di tingkat desa.

Baca juga: Terdesak Utang, Penjual Ikan di Maros Rampas Kalung Emas Lansia Pemilik Toko Saat Beli Rokok

Maros diwakili Normawati, penggerak pemberdayaan perempuan sejak 2012. Dari Luwu Utara, Nurmi dikenal sebagai perempuan kepala keluarga inspiratif melalui pengembangan UMKM Virgin Coconut Oil.

Toraja Utara menghadirkan Rio Ritha Pakan, pendamping penyintas kusta dan pegiat perlindungan perempuan dan anak sejak 1997. Tana Toraja diwakili Lenynda Tondok, aktivis NGO lintas isu dan pendamping kelompok rentan.

Kabupaten Takalar menampilkan Darmawati, kader pendamping keluarga dan stunting. Jeneponto diwakili Sakinah Ma’sumah Adwin sebagai penggerak ekonomi kreatif dan pelestari kain Tope khas daerah.

Dari Kepulauan Selayar, Andi Rahmayana aktif sebagai kader pendamping keluarga dan stunting. Sementara Kabupaten Wajo menghadirkan Nurhidaya, relawan pemerhati anak putus sekolah di wilayah pedesaan.

Daftar 25 perempuan inspiratif ini mencerminkan wajah kepemimpinan akar rumput Sulawesi Selatan. Mereka menjadi bukti bahwa perubahan besar kerap lahir dari ketekunan dan pengabdian yang dilakukan secara konsisten.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sulselprov.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU