SULSEL - Pelajar asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka berhasil meraih tiga medali pada ajang Olimpiade Nasional Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (OMNAS) 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), 27–28 Juni 2026.
Prestasi ini menjadi bukti nyata meningkatnya potensi akademik generasi muda Sidrap. Capaian tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong penguatan pendidikan unggul serta pembinaan pelajar berprestasi.
OMNAS 15 yang diselenggarakan Emerald Education Centre menjadi ajang kompetisi bagi pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Pada babak grand final, setiap mata pelajaran dan level diikuti sekitar 500 peserta.
Dalam awarding ceremonial yang berlangsung di Gedung Graha UNESA Surabaya, pelajar Sidrap berhasil membawa pulang tiga medali. Hal tersebut disampaikan pendiri Rumah Belajar Asiahamzah Sidrap, Elly Hamzah, selaku tutor, dalam keterangan yang diterima Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Karst Maros-Pangkep, Bentang Alam Menara Kapur yang Jadi Ikon Sulawesi Selatan
Adapun tiga pelajar Sidrap yang meraih medali yakni Sy Nada Salsabila dari SMPN 1 Pangkajene yang meraih Medali Emas Matematika Level 4. Kemudian AQJ dari SDN 11 Pangkajene memperoleh Medali Perak Matematika Level 3, serta Kamandaka Atharrizz Chalief dari SDN 10 Pangkajene yang meraih Medali Perunggu Sains Level 3.
“Selain peraih medali, sejumlah pelajar Sidrap juga berhasil lolos sebagai grand finalis pada tiga kategori lomba, yakni Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris,” ungkap Elly.
Untuk kategori Matematika, pelajar Sidrap yang berhasil menjadi grand finalis antara lain Rafa Afkarni dan Tisha Tajuddin pada Level 1, Angga Septiano dan Zayyan Aydan Chairan pada Level 2, AQJ dan Adib Dzaki Risadie pada Level 3, serta Sy Nada Salsabila dan Malika Nylah Ramadhani pada Level 4.
Sementara itu, kategori Sains diwakili Anduwinata Hendri dan Kayla Aryesti pada Level 1, Angga Septiano pada Level 2, Kamandaka Atharrizz Chalief, Ahmad Hisyam Al Fatih, dan Muhammad Athar Al Mahdi pada Level 3, serta Balqiz Zulkha Muhairi dan Naura Shakeelah Yusuf pada Level 4.
Pada kategori Bahasa Inggris, grand finalis asal Sidrap yakni Zayyan Aydan Chairan dan Azka Al Khalifi pada Level 2, Andi Aisyah Sofiah Fadli serta Ahmad Hisyam Al Fatih pada Level 3, kemudian Zaidan Elman Chairan bersama Muhammad Aqil Athallah pada Level 4.
Elly menjelaskan, OMNAS memiliki karakter soal yang berbeda dibandingkan olimpiade lainnya. Dalam ajang ini, peserta tidak hanya diminta memilih jawaban, tetapi juga harus menunjukkan proses berpikir dan langkah penyelesaian secara jelas.
“Ini soalnya berbeda daripada olimpiade-olimpiade yang lain. Kalau di OMNAS ini soalnya 15, terdiri dari 10 isian dan 5 uraian atau esai. Jadi hasilnya betul-betul harus dilengkapi dengan proses dan cara mendapatkannya,” ujar Elly.
Baca juga: Kunjungi Pulau Sabutung, Wagub Sulsel Salurkan Bantuan UMKM dan Layanan Kesehatan
Menurutnya, format soal tersebut menuntut peserta untuk benar-benar memahami materi. Peserta tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi harus mampu menganalisis soal dan menyelesaikannya secara sistematis.
Elly mengaku terharu melihat perjuangan pelajar Sidrap yang mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai daerah. Ia juga mengapresiasi keberhasilan AQJ yang berhasil meraih medali perak.
“Anak ini kemarin saya tanya, dia tidak menjawab isian empat nomor, dan bobot satu nomor itu lima. Tapi dia menyelesaikan semua esainya, lima nomor, bobot satu nomornya 15. Jadi memang dia yakin bisa dapat medali, tapi dia tidak tahu apakah perak atau perunggu. Dan tadi dia dapat perak pertama, Masyaallah,” katanya.
Elly menilai, keberhasilan tersebut merupakan capaian luar biasa. Terlebih, peserta OMNAS berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Pulau Jawa yang jumlah pesertanya cukup mendominasi.
“Ini sudah luar biasa. Dari sekian ratus peserta, anak-anak kita bisa memberikan medali,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Sulsel Salurkan Santunan untuk Keluarga Petani yang Tewas Terseret Arus di Soppeng
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap yang telah memberikan dukungan kepada para peserta. Menurutnya, perhatian pemerintah sejak persiapan hingga pelepasan kontingen memberikan semangat tambahan bagi anak-anak dan orang tua.
“Sejak kami dapat dukungan penuh dari pemerintah, anak-anak juga antusias, orang tua juga antusias. Dukungan anak-anak dipanggil, diundang, itu sudah luar biasa. Apalagi dilepas dengan diupacarakan kemarin, itu menambah semangat mereka untuk mempersembahkan yang terbaik,” tuturnya.
Elly berharap pembinaan terhadap pelajar berprestasi di Sidrap dapat terus dilanjutkan. Dengan dukungan yang berkelanjutan, ia optimistis semakin banyak pelajar Sidrap yang mampu tampil dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Selain prestasi di OMNAS 15, Elly juga menyampaikan kabar membanggakan lainnya. Pelajar Sidrap, Muhammad Rasyid Khalid Ibrahim dari PAUD Percontohan Pangkajene, berhasil meraih Medali Perunggu Matematika Level A dan Juara Harapan English Level A pada ajang Jenius Science Olympiad.
Kompetisi tersebut digelar di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta pada 28 Juni 2026 dan diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sidrapkab.go.id