SULSEL - Sebanyak 74 siswa Diktuk Bintara Polri mulai menjalani Latihan Kerja (Latja) di Polres Bone, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kesiapan bertugas di lapangan. Program ini menjadi tahap krusial sebelum para siswa resmi dilantik sebagai anggota Polri.
Upacara pembukaan digelar pada Jumat (24/4/2026), dengan inspektur upacara Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setio Budhi. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat kepolisian serta pembina dari SPN Polda Sulsel.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab selama pelaksanaan Latja. Ia mengingatkan para siswa untuk menjaga sikap agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat memengaruhi proses kelulusan.
"Sebanyak 74 orang siswa yang akan melaksanakan latihan kerja di Polres Bone ini, saya berharap dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan tuntas," ujar AKBP Sugeng.
Baca juga: Polres Bone Uji Fisik Personel, Kesamaptaan Jadi Kunci Kesiapan Tugas
Ia juga memastikan seluruh peserta akan mendapatkan pengalaman maksimal selama bertugas di lapangan. Komitmen ini diharapkan mampu membekali siswa dengan keterampilan praktis kepolisian.
"74 siswa kami terima dan insya Allah 74 siswa kembali ke SPN dengan sehat dan penuh bekal pengalaman," katanya.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Bone, Kompol Syarifah Nur Fitri Yani Har, menjelaskan bahwa Latja merupakan bagian penting dari proses pembentukan profesionalisme anggota Polri. Kegiatan ini menjadi jembatan antara teori yang diperoleh di pendidikan dan praktik di lapangan.
"Latihan kerja ini menjadi momentum bagi para siswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan di SPN," jelasnya.
Baca juga: Satlantas Polres Bone Matangkan Persiapan Perkemahan Terpadu PKS 2026
Menurutnya, para siswa akan ditempatkan di berbagai fungsi kepolisian. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang tugas operasional dan pembinaan.
"Kami berharap para siswa dapat menunjukkan sikap disiplin, integritas, serta semangat belajar yang tinggi," tutur Kompol Syarifah.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal sebelum resmi menjadi anggota Polri. Pendampingan intensif juga telah disiapkan agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Melalui Latja ini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi Bhayangkara yang profesional dan berintegritas. Mereka juga dituntut siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh tanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Bone