SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan mengirimkan 27 inovasi daerah untuk bersaing dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Inovasi tersebut dikirimkan oleh 22 perangkat daerah dan mewakili sektor strategis mulai dari kemiskinan, kebencanaan, kesehatan, hingga pendidikan.
Beberapa program unggulan antara lain Si Lebah Unggulan (Bappelitbangda) untuk penanggulangan kemiskinan terpadu, Si-Andalan (BPBD) sebagai sistem analisis bencana, hingga Sapa Nelayan Pulau (Dinas Kelautan dan Perikanan) yang memudahkan pelayanan administrasi nelayan di pulau. Inovasi kesehatan juga hadir lewat Sat’Setma (RSUD Haji Makassar) dan Insting Cerdik (RSUD Labuang Baji) yang fokus menekan angka stunting.
Meski patut diapresiasi, jumlah inovasi yang diajukan masih tergolong rendah. Dari 52 inovasi yang terjaring, hanya 27 yang memenuhi kriteria dan jauh di bawah jumlah perangkat daerah yang ada.
Baca juga: Hari Radio Nasional 2025: Sekda Sulsel Tegaskan Peran Radio Masih Relevan
Padahal, setiap tahun Gubernur Sulsel telah mengeluarkan edaran agar satuan kerja melahirkan minimal satu inovasi. Namun realisasinya tak pernah menyentuh 50 persen.
Capaian ini juga masih tertinggal dari provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Jawa Barat yang konsisten melaporkan lebih dari 100 inovasi per tahun. Daerah-daerah tersebut bahkan kerap masuk dalam jajaran provinsi terinovatif nasional.
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Sulsel, Tekankan Program Pro Rakyat dan Stabilitas Keamanan
Inovasi dinilai bukan sekadar untuk meraih penghargaan, melainkan menjadi tolok ukur kinerja pembangunan. Terobosan kecil pun diyakini bisa berdampak besar bagi masyarakat, mulai dari kemudahan layanan, efisiensi birokrasi, hingga peningkatan kesejahteraan.
Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya inovasi di Sulsel. Partisipasi 22 perangkat daerah yang sudah berkontribusi diharapkan memicu semangat bagi instansi lainnya.
Masa depan Sulsel yang lebih kompetitif akan lahir dari keberanian menciptakan solusi. Inovasi bukan beban administratif, melainkan peluang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id