Selasa, 14 JULI 2026 • 14:15 WIB

5 Rekomendasi Tempat Sewa Baju Adat di Makassar untuk Upacara 17 Agustus, Murah dan Lengkap Koleksinya

Author

Ilustrasi foto baju sewa adat tradisional di Makassar (Gemini AI)
SULSEL - Ingin tampil beda saat upacara 17 Agustus dengan memakai baju adat Sulawesi Selatan, namun sampai saat ini belum menemukan tempat sewa busana tradisiional di Kota Makassar?.

Anda tidak perlu khawatir! Di Kota Makassar terdapat beberapa toko tempat sewa baju adat berbagai daerah, cocok untuk upacara 17 Agustus mendatang.

Keputusan Anda memakai busana adat tradisional saat upacara 17 Agustus nanti adalah pilihan yang tepat. Anda menunjukkan suku dan budaya Nusantara yang disatukan dalam momen kenegaraan yang sakral.

Penggunaan baju adat pada upacara 17 Agustus bertujuan untuk merepresentasikan persatuan dalam keberagaman dan melambangkan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada kekayaan budayanya.

Dengan memakai baju adat daerah saat upacara 17 Agustus secara tidak lansgung Anda mendorong masyarakat dan generasi mudah untuk bangga mengenakan dan melestarikan pakaian tradisional daerah masing-masing.

Jika saat ini Anda berkeingina untuk memakai baju adat dari daerah Sulawesi Selatan, alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu seluk beluk busana tradisional Bugis-Makassar.

Dirangkum di dari berbagai sumber, berikut ulasan singkatnya di bawah ini.

Baca juga: Mengenang Jasa Pejuang, Ini Lokasi Taman Makam Pahlawan di Kabupaten Sulawesi Selatan

Mengenal Baju Bodo dan Lipa Sabbe Busana Adat Khas Makassar.

Di Sulawesi Selatan, warna pada Baju Bodo melambangkan kode kasta. Jadi, jangan sampai salah pilih warna ya. Ini mencerminkan transisi kehidupan dan kematangan jiwa sang pemakai dalam tatanan adat.

Motif dalam Lipa Sabbe yang digunakan oleh kaum pria memiliki nilai filosofi yang tinggi. Motif besar melambangkan kelapangan dada.

Penggunaan warna keemasan dalam sarung menjadi penanda status ekonomi dan kehormatan dalam upacara-upacara yang sakral.

Yang berfungsi bukan sekedar penutup tubuh, melainkan bahasa visual yang menjelaskan posisi seseorang dalam strata sosial, mulai dari kalangan bangsawan hingga rakyat jelata.

Sejarah Baju Bodo dan Lipa Sabbe

Ilustrasi busana adat Sulawesi Selatan (Gemini AI)

Baju Bodo merupakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan, busana ini biasa dipakai oleh wanita Bugis/Makassar, sedangkan Baju Pokko dipakai wanita Toraja.

Baca juga: Fakta Sejarah! Begini Perjuangan Sultan Hasanuddin dari Makassar dalam Mempertahankan Kemerdekaan di Sulawesi Selatan

Sementara jas Tutu dipakai oleh pria, biasanya dipadukan dengan Lipa Sabbe, atau kain Tenun Paruki. Material pakaian ini menggunakanserat sutra alam, serat nanas, kain rasa, dan manik-manik kandaure.

Kondisi iklim tropis pesisir yang lembab mendorong lahirnya Baju Bodo, salah satu busana tertua di dunia ini menggunakan kain kasa transparan agar pemakainya tetap sejuk di tengah cuaca panas.

Berbeda dengan wilayah pesisir, masyarakat di dataran tinggi seperti Toraja memiliki material kain tenun yang lebih tebal dan rapat.

Perbedaan ini menciptakan diversitas tekstilogi, sutra yang licin dan dingin untuk dataran rendah, serta kapas tebal dengan teknik ikat untuk wilayah pengunungan yang dingin.

Sementara untuk tambahan manik-manik dan motif ada pengaruh dari budaya luar. Ini terjadi karena Sulawesi Selatan merupakan jalur perdagangan rempah global.

Asimilasi ini menghasilkan visual yang megah dan berwibawa. Bahkan sejarah mencatat, kemewahan kain sutra Bugis-Makassar telah menjadi komoditas prestisius sejak masa kerajaan.

Pakaian di sini menjelaskan strata sosial, mulai dari kalangan bangsawan hingga rakyat jelata.

Baju Bodo merupakan salah satu busana tertua di dunia. Desainnya yang tipis, longgar, dan berlengan pendek sangat cocok untuk iklim tropis.

Baju ini juga memiliki makna filosofis yang mendalam pada setiap warnanya. Selain unik, warnanya cerah, pakaian ini memadukan unsur keanggunan dan warisan budaya dari berbagai suku di Sulawesi Selatan, yaitu Bugis, Makassar, dan Toraja.

Tempat Sewa Baju Adat Tradisional di Makassar

Mengingat banyaknya peminat Baju Bodo, Lipa Sabbe, dan sebagainya. Banyak pengusaha di Makassar yang berbondong-bodong menawarkan jasa sewa pakaian dengan kualitas dan harga yang sepadan.

Nah, bagi Anda yang tinggal di sekitar Makassar. Ada beberapa tempat yang bisa kamu lihat koleksinya.

Mumpung Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke -81 masih ada beberapa hari lagi, masih ada banyak waktu untuk memilih yang warna dan corak yang pas dengan Anda.

Baca juga: Dari Pertanian hingga Peternakan: Ini Sumber Penghasilan Utama Penduduk Sulawesi Selatan

1. Pakkelong Art

Pakkelong Art berlokasi di Gedung PKM Jalan Raya Pendidikan. Di tempat ini Anda akan menemukan berbagai jenis pakaian adat, mulai dari pakaian adat Bugis, Makassar, hingga Toraja.

Keunggulan Pakkelong Art terletak pada kuantitas pakaiannya yang besar, sehingga sangat pas untuk kamu yang butuh pakaian dalam jumlah yang banyak.

2. Sanggar Pajjaga Art

Sanggar Pajja Art beralamat di jalan Muhajirin V. Pelayan di toko ini ramah-ramah. Di sini kamu tak hanya bisa mendapatkan baju adat Sulawesi Selatan, tetapi juga dari provinsi yang lain.

Seperti pakaian adat tradisional Batak, lampung, Aceh, dan Kalimantan yang merupakan sebagain koleksi yang ada di Sanggar Pajjaga Art.

3. Kazaki Bridal

Tak hanya menyewakan busana adat tradisional, di Kazaki Bridal menyediakan gaun pesta pernikahan dalam balutan adat Palembang.

Apabila tertarik, Kazaki Birdal beramalat di Jalan Hertasning Baru.

4. Sanggar Seni Sipakinge

Sanggar Seni Sipakainge berlokasi di Jalan Pelita Raya. Di toko ini tersedia banyak koleksi busana adat tradisional. Tinggal disesuikan dengan kebutuhan dan keperluan Anda.

5. Kostum Naitika

Kostum Naitika beralamat di Jalan Kumala no.48, di toko ini menyediakan pakaian tradisional mancanegara.

Tersedia dalam berbagai ukuran, dari dewasa hingga anak-anak. Ingin mengetahui lengkap koleksinya, kamu bisa langsung datang ke lokasi.

Baca juga: Jalan-jalan Malam di Sulawesi Selatan Enaknya Ke mana? Jelajahi 7 Tempat Menarik Sekitar Makassar, Penuh Nilai Sejarah dan Memesona

 Prosedur Sewa Baju Adat Tradisional

·         Pilih kostum sesuai kebutuhan dengan cara datang langsung ke toko

·         Apabila sudah ada yang cocok, lakukan booking dan bayar biaya sewa kostum

·         Lama penyewaan adalah 3 hari

·         Ada biaya denda untuk keterlambatan pengembalian

·         Kostum yang disewa tidak perlu dicuci saat dikembalikan karena toko akan mencuci kostum tersebut

·         Kostum yang sudah dibooking tidak dapat dibatalkan

·         Apabila terjadi kerusakan/kehilangan kostum/aksesoris yang disewa, penyewa akan dikenakan biaya sesuai harga kostum atau ongkos perbaikan kostum

·          

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber, Mahkotakostum.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU