Kamis, 11 JUNI 2026 • 17:07 WIB

Delegasi Uni Eropa Kunjungi Makassar, Bahas Investasi dan Pendidikan

Author

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Antoine Ripoll, delegasi Uni Eropa. (makassarkota.go.id)

SULSEL - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civil Society Relations dari Delegasi Uni Eropa untuk ASEAN, di Balai Kota Makassar, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dan membuka peluang kerja sama antara Uni Eropa dan Kota Makassar, terutama di bidang investasi, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pembangunan berkelanjutan.

Antoine Ripoll mengaku terkesan dengan perkembangan Kota Makassar yang dinilainya mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir.

“Saya melihat banyak perubahan positif di Makassar. Terima kasih atas sambutan yang sangat baik hari ini,” ujarnya.

Menurut Antoine, hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa saat ini berjalan sangat baik dan terus berkembang di berbagai sektor. Ia juga menyoroti hubungan Indonesia dan Prancis yang semakin erat, terutama dalam bidang investasi dan pertahanan.

Dalam kunjungannya ke Makassar, Antoine dijadwalkan memberikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin tentang diplomasi parlemen. Menurutnya, peran parlemen saat ini semakin penting dalam membantu membangun dialog dan kerja sama antarnegara.

Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penyelesaian perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (CEPA). Antoine berharap perjanjian itu dapat segera diratifikasi sehingga membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja, termasuk bagi Kota Makassar.

“Jika CEPA disetujui, peluang investasi akan semakin besar dan dapat memberikan manfaat bagi kota-kota seperti Makassar,” katanya.

Baca juga: Juara Panjat Tebing O2SN Makassar 2026 Dapat Beasiswa dan Tiket ke Tingkat Provinsi

Ia juga menegaskan bahwa Uni Eropa melihat Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Tenggara dan siap mendukung target Indonesia Emas 2045 melalui investasi, pembangunan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Antoine menilai Makassar memiliki potensi besar sebagai gerbang Indonesia Timur. 

Keberadaan perguruan tinggi, komunitas anak muda, dan posisi strategis kota menjadi modal penting untuk menarik investasi dan kerja sama internasional.

“Saya melihat Makassar sebagai kota yang dinamis dengan potensi yang sangat besar,” ujarnya.

Bahkan, Antoine berencana mengusulkan kepada Duta Besar Uni Eropa yang baru agar menjadikan Makassar sebagai salah satu kota yang dikunjungi selain Jakarta.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi peluang bagi Makassar untuk memperluas jaringan kerja sama internasional.

Munafri mengatakan Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong investasi, pengembangan sumber daya manusia, inovasi perkotaan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada Kota Makassar. Kami terbuka untuk berbagai bentuk kerja sama yang dapat mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga memaparkan potensi sektor pariwisata Makassar yang dinilai dapat berkembang lebih pesat melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, posisi Makassar sebagai pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata di Indonesia Timur menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah melalui kerja sama global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Makassarkota.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU