Minggu, 26 APRIL 2026 • 23:27 WIB

Babinsa Hadiri Tradisi Penentuan Tanam Padi di Wajo, Kearifan Lokal Tetap Terjaga

Author

Babinsa Koramil 1906-09/Sajoanging ikut tradisi penentuan hari tanam padi bersama warga Wajo. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Kearifan lokal kembali menjadi pijakan masyarakat dalam memulai musim tanam di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Tradisi penentuan hari baik untuk mengolah lahan digelar bersama warga sebagai bagian dari warisan budaya yang terus dijaga.

Kegiatan berlangsung di Desa Benteng, Kecamatan Penrang, Minggu (26/4/2026). Babinsa Koramil 1406-09/Sajoanging, Sertu Muh Rizal, turut hadir mendampingi masyarakat.

Baca juga: GP Ansor Wajo Gelar Festival Budaya Saoraja Latenribali 2025, Lestarikan Tradisi Lokal Lewat Inovasi Modern

Tradisi ini menjadi acuan penting bagi petani dalam menentukan waktu tanam padi. Selain aspek budaya, kegiatan ini juga diyakini berpengaruh pada keberhasilan hasil pertanian.

Kehadiran Babinsa menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai lokal. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara aparat dan warga binaan.

Di sela kegiatan, Babinsa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ia menggali informasi terkait kondisi pertanian dan situasi lingkungan setempat.

Baca juga: Kejuaraan Domino Nasional Digelar Perdana di Sulsel, Angkat Tradisi Budaya dan Kearifan Lokal

Keterlibatan aparat teritorial diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah. Sinergi antara masyarakat dan Babinsa menjadi kunci terciptanya suasana aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, tradisi budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Hubungan harmonis antara warga dan aparat pun semakin kuat dalam mendukung kehidupan sosial dan pertanian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kodim 1406/Wajo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU