Bukan Sekadar Nama, Ini Sejarah di Balik Julukan Ikonik Kota Makassar Lengkap dengan Fakta Menariknya
SULSEL - Makassar merupakan Ibu Kota Sulawesi Selatan yang kaya akan sejarah dan budaya. Kota yang dahulu bernama Ujung Pandang ini memiliki berbagai julukan yang ikonik.
Sebelum berganti nama jadi Makassar, kota ini bernama Ujung Pandang. Ujung Pandang merupakan salah satu perkampungan dimana berdiri kokoh benteng peninggalan Raja Gowa.
Julukan ini yang diberikan kepada Kota Makassar tidak serta merta diberikan begitu saja, ada banyak peristiwa penting dan sejarah panjang yang menyertainya. Ini erat kaitannya dengan Raja-raja dahulu dan masa kolonial Belanda.
Julukan lain Makassar ada hubungannya dengan kuliner khas, keadaan alam, hingga gerbang utama jalur perdagangan antar negara.
Dengan berbagai julukan ini, Kota Makassar telah membuktikan dan memperoleh reputasi sebagai kota yang akan akan sejarah, budaya, dan potensi luar biasa bagi perekomian Indonesia Timur.
Julukan ini dapat dijadikan alat promosi dan menarik perhatian para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
5 Julukan Makassar Ibu Kota Sulawesi Selatan
1. Kota Angin Mamiri
Julukan yang pertama yang paling terkenal adalah Kota Angin Mamiri. Julukan ini secara harfiah berarti angin yang berhembus dalam bahasa Bugis – Makassar.
Julukan ini diberikan berkat keadaan alam di sekitar kota ini. Angin yang berhembus datang dari pantai yang sepoy-sepoy yaitu Angin Mamiri.
2. Kota Daeng
Kata ‘Daeng’ merupakan sapaan yang diberikan kepada orang-orang yang berasal dari masyarakat kelas bawah.
Kata ‘Daeng’ kerap digunakan untuk menyapa laki-laki yang lebih tua atau orang yang baru saja dikenal.
3. Kota Pelabuhan
Makassar terleatk di pantai barat Sulawesi, menjadikannya salah satu Pelabuhan utama di Indonesia Timur.
Dahulu, Makassar dikenal sebagai pusat perdagangan dan transpotasi maritime. Pelabuhan ini punya peran yang sangat penting dalam perdagangan antar negara.
4. Kota Coto
Makassar dikenal juga sebagai kota yang kaya akan kuliner khasnya. Salah satu makanan tradisional yang dimiliki oleh Kota Makassar adalah Coto Makassar.
Coto adalah makanan dengan isian daging dan jeroan hewan yang dibalut dengan kuah kental yang kaya akan rempah-rempah, dipadukan dengan bumbu kacang dan air beras.
5. Kota Junpandang
Di Makassar terdapat benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang kemudian berganti nama jadi Fort Rotterdam di masa colonial Belanda.
Seiring waktu berjalan, benteng ini dikenal legendaris ini bernama berubah nama menjadi Benteng Jungpandang.
Fakta Unik Kota Makassar
Kota Makassar berdiri pada 4 Juli 1959, namun Hari Jadi Makassar ditetapkan pada tanggal 9 November 1607.
Makassar merupakan satu dari empat pusat pertumbuhan Indonesia, bersama dengan Jakarta, medan, dan Surabaya.
Berikut fakta unik Makassar yang wajib Anda ketahui:
· Kota Metropolitan Terbesar di Indonesia Timur
Makassar berperan sebagai pusat pelayanan di Kawasan Timur Indonesia, kota ini dijadikan pusat perdagangan dan jasa, kegiatan industri.
Kota ini menjadi pusat pemerintahan, simpul jasa angkutan barang dan penumpang baik darat, laut, maupun udara, hingga pusat pelayanan pendidikan dan kesehatan.
· Hari Jadi Kota Makassar Berkaitan dengan Shalat Jumat
Baca juga: Dari Pertanian hingga Peternakan: Ini Sumber Penghasilan Utama Penduduk Sulawesi Selatan
Menurut informasi dari berbagai sumber, hubungan Makassar dengan Islam bermula saat hadirnya seorang pendakwah asal Minangkabau bernama Abdul Ma’mur Khatib Tunggal atau Dato Ri Bandang.
Dato Ri Bandang konon berdakwah di hadapan dua raja besar Gowa dan Tallo dan berlangsung berhasil. Raja Gowa ke-14, Mangngarangi Daeng Manrabia memeluk Agma Islam yang kemudian disusul Raja Tallo Mangkubumi I Mallikang Daeng Manyori Kareng Katangka.
Setelah kedua raja ini masuk Islam, pada tanggal 9 November 1607 digelar shalat Jumat pertama di Masjid Tallo. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari Jadi Kota Makassar.
· Pariwisata Makassar
Ada banyak tempat wisata di Makassar yang bisa dikunjungi, seperti Pantai Losari, Benteng Fort Rotterdam, Pantai Khayangan, Pantai Barombong.
Kemudian ada komplek makam kerjaan terdahulu seperti Makam Raja-raja Tallo, Desa Delta Lakkang, Benteng Panyua, Pelabuhan Paotere, Trans Studio, dan lainnya.
· Dulu Bernama Ujung Pandang
Beberapa dekade yang lalu Makassar dikenal dengan nama Ujung Pandang. Menurut info dari berbagai sumber, nama ini diambil dari nama kampung dan benteng bersejarah peninggalan Raja Gowa ke-10, yaitu Benteng Ujung Pandang.
Pada saat itu pemerintah menganggap Makassar terlalu identik dengan satu suku saja. Padahal, Makassar telah menjadi kota multi budaya.
· Terdiri Dari 14 Kecamatan
Secara geografis, Kota Makassar ini berada di ketinggian 0-25 meter di atas permukaan laut. Sebelah barat berbatasan dengan Selat Makassar.
Di utara berbatasan dengan Pangkajene Kepulauan, di timur berbatasan dengan Maros, dan di selatan berbatasan dengan Gowa.
Baca juga: Somba Opu, Surga Oleh-Oleh Khas Makassar yang Wajib Dikunjungi
Demikian informasi mengenai julukan Kota Makassar, kita sebagai bangsa Indonesia harus berbangga dengan Kota Makassar.
Makassar saat ini sudah mendunia karena menjadi kota satu-satunya di Indonesia yang masuk dalam daftar Kota Terbahagia di Dunia berdasarkan Happy City Index.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kompas.com, Kumparan, Karyapratamacargo.co.id